Berita

Hans Ebenhahn/dok

Bisnis

Agen Perjalanan Ini Beri Kemudahan Layanan Traveling

SELASA, 03 JULI 2018 | 01:54 WIB | LAPORAN:

Traveling telah menjadi tren beberapa tahun terakhir seiring perkembangan ekonomi yang didukung munculnya segmen maskapai berbiaya rendah (low cost carrier) dan meningkatnya kelas menengah Indonesia.

Hal itu membuat traveling menjadi kebutuhan baru bagi milenial dan kelas menengah.

Untuk memenuhi kebutuhan tren traveling tersebut, Nusatrip sebagai online travel agency (OTA) Indonesia fokus untuk memberikan kemudahan pemesanan seluruh maskapai dunia untuk masyarakat Indonesia, dengan inventori maskapai penerbangan dan hotel terlengkap di Indonesia.


Sebagai pemain utama di industri travel, Nusatrip telah membantu masyarakat untuk melakukan perjalanan ke segala penjuru Indonesia melalui sekitar 115 bandara.

Situs dan aplikasi mobile Nusatrip membuat pemesanan tiket maskapai penerbangan dan kamar hotel jadi lebih mudah dengan pilihan yang sangat lengkap.

Nusatrip juga menawarkan metode pembayaran yang sangat fleksibel untuk melayani masyarakat Indonesia maupun wisatawan mancanegara. Transaksi dapat dibayarkan melalui lebih dari 90 bank secara tunai di seluruh Indonesia, dengan kartu debit, dan kartu kredit.

Tidak hanya bepergian ke berbagai destinasi di Indonesia, masyarakat Indonesia juga bisa menjadi wisatawan dunia yang aktif.

Mereka telah memesan tiket maskapai penerbangan di Nusatrip ke lebih dari 189 negara. Berkat pekerjaan ekstensif yang dilakukan Nusatrip, jaringan Nusatrip saat ini telah menawarkan pilihan penerbangan sangat lengkap dengan tarif kompetitif dari berbagai maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Nusatrip membuat semua pemesanan rute penerbangan dunia dapat diakses. Tidak hanya keluar Indonesia tetapi juga berbagai rute intra-Asia, domestik Cina, Amerika Serikat, Eropa, atau Australia. Hal ini menunjukkan kelebihan Nusatrip yang dapat melayani pemesanan tiket maskapai hampir dari mana saja dan untuk perjalanan ke mana saja.

"Jika melihat dua juta tiket terakhir yang kami jual, sangat mengesankan melihat bagaimana masyarakat Indonesia menjelajahi dunia. Kami melihat mereka bepergian melewati 1250 bandara di setiap bagian dunia. Kami sangat senang melihat para wisatawan global ini menghargai pekerjaan yang kami lakukan dalam membuat semua rute penerbangan dan hotel di dunia dapat dipesan di Indonesia," jelas Hans Ebenhahn selaku pendiri dari Nusatrip dalam keterangannya, Senin (2/7).

Teknologi Nusatrip juga membantu wisatawan asing yang bepergian ke Indonesia. Semua pilihan maskapai penerbangan domestik dan regional yang ditawarkan oleh Nusatrip mudah ditemukan dan dipesan oleh wisatawan yang ingin menjelajahi Indonesia dan kawasan di sekitarnya.

Platform pembayaran Nusatrip mendukung kartu pembayaran dari semua  negara untuk memastikan wisatawan asing dapat dengan mudah membayar perjalanan tanpa batasan yang dikenakan agen perjalanan lain atau maskapai.

"Pada tahun lalu, kami memproses transaksi pembayaran para wisatawan dari lebih 160 negara. Hal ini merupakan komitmen kami untuk memudahkan wisatawan untuk memesan maskapai penerbangan dan hotel ketika mereka ingin menjelajahi Indonesia," ujar Hans.

Selain teknologi canggih yang memungkinkan wisatawan untuk memesan lebih dari 500 maskapai dengan harga murah, situs dan aplikasi Nusatripyang mudah digunakan ini mengintegrasikan lebih dari 200 ribu hotel yang dapat dipesan wisatawan di lebih dari 10 ribu lokasi.

"Dapat memesan hotel di Hong Kong dan membayarnya dari ATM atau dengan uang tunai. Tidak ada solusi global lain yang menawarkan fleksibilitas ini," imbuh Hans.

Nusatrip sendiri merupakan portal layanan travel online yang menyediakan berbagai informasi, harga, ketersediaan tempat, layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel, baik domestik atau internasional. Jaringan Nusatrip tersambung dengan lebih dari 500 maskapai, termasuk penerbangan lokal dan 200 ribu hotel di Indonesia dan seluruh dunia. [nes]




Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya