Berita

Foto/Net

Politik

JK Tak Bisa Lagi Dampingi Jokowi, Golkar Ajukan Airlangga Jadi Cawapres

SENIN, 02 JULI 2018 | 19:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Capres petahana Joko Widodo harus mencari figur baru untuk menjadi pendampingnya, dalam pertarungan Pilpres 2019 usai Mahkaman Konstitusi menolak uji materi terhadap UU 7/2017 tentang Pemilu soal masa jabatan presiden dan wakil presiden.

Politisi senior Partai Golkar, Ginandjar Kartasasmita menyebut dengan adanya putusan MK itu, maka peluang Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk kembali mendampingi Jokowi pun sirna.

"Tertutup kemungkinan dibolehkannya Pak Jusuf Kalla kembali menjadi Wakil Presiden mendampingi Pak Jokowi. Dengan demikian Pak Jokowi harus memilih calon Wakil Presiden lain," ujar Ginandjar dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/7).


Ginandjar menyarankan partai koalisi untuk bisa segera bertemun untuk membahas cawapres Jokowi. Dia sarankan, sekiranya wakil untuk Jokowi bisa diambil di antara kader partai koalisi.

"Alangkah baiknya apabila untuk pendamping Pak Jokowi diambil seorang kader dari antara partai partai pendukung beliau, bukan dari luar karena partai-partai itu yang selama ini telah bekerjasama dan bekerja bersama dengan beliau," jelasnya.

Dia tekankan juga bahwa memilih wakil untuk Jokowi jangan sampai terjebak pada dikotomi kelompok nasionalis dan Islam. Menurutnya, lebih penting figur tersebut harus berkarakter jaman now atau dekat dekat dengan kaum milenial.

Lalu siapa tokoh yang masuk dalam kategori itu. Ginandjar pun menyebut figur Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto adalah orang yang pas. Terlebih, menurutnya Airlangga sudah terbukti bisa bekerja sama dengan Jokowi sebagai Menteri Perindustrian.

"Pak Airlangga adalah calon Wapres yang siap pakai, memiliki konsep dan sudah beradaptasi dengan lingkungan pemerintahan dan tantangan-tantangannya," tukasnya. [fiq]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya