Berita

Foto/RMOL

Politik

KATO Dan KSPI Kecam Putusan MK Tolak Ojol Sebagai Angkutan Umum

SENIN, 02 JULI 2018 | 03:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komite Aksi Transportasi Online (KATO) menyayangkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan uji materi UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terkait pengakuan ojek online (Ojol) sebagai angkutan umum.

Koordinator KATO, Said Iqbal menyatakan pihaknya sangat mengecam keputusan MK.

Menurutnya putusan tersebut tidak melihat latarbelakang para pengendara transportasi online. Faktanya para pengemudi Ojol hanya berstatus mitra dari para aplikator.


"Sikap KATO bersama juga Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengecam keras dan mengutuk keputusan MK yang tidak menjunjung keadilan," ujar Said di Kantor Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Menteng, Jakarta, Minggu (1/7).

Said menilai keputusan MK hanya didasarkan pada alasan bahwa ojek sudah ada sejak lama dan keberadaan UU 22/2009 tidak melanggar konstitusi terlalu mengada-ada.

Aturan dan pengakuan itu, kata Said untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan para pengemudi Ojol.

Menurutnya dengan pengakuan Ojol sebagai angkutan umum maka para aplikator akan berubah menjadi perusahaan transportasi yang memiliki tanggungjawab keamanan dan kesejahteraan bagi pekerjanya.

"Aplikator akan berubah jadi perusahaan transportasi. Kalau ada hubungan kerja maka akan diatur salah satunya itu tentang keselamatan dan keamanan kerja," tukasnya. [nes]



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya