Swiss hanya bisa bermain imÂbang 2-2 (1-0) melawan Kosta Rika di matchday 3 Grup E Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, kemarin pagi WIB. Tambahan satu angka sudah cukup mengamankan langkah Blerim Dzemaili ke 16 besar.
Pertandingan berlangsung dengan tempo sedang namun cukup menarik. Sebab Swiss bermain untuk mencari kemenangan sementara Kosta Rika, meski tak berpeluang lolos ke fase knock out, tetap bermain terbuka dan tak asal-asalan.
Bagi Swiss hasil imbang ini membuat mereka meraih total lima poin dan duduk sebagai runner-up Grup E. Mereka juga berhak meraih satu tiket lolos ke babak 16 besar, setelah peÂsaingnya yakni Serbia kalah dari Brazil.
Pelatih Kosta Rika Oscar Ramirez menilai para pemainnya kewalahan saat menghadapi Swiss di laga terakhir Grup E.
Ya, Kosta Rika memang kerepotan untuk bisa mempertahankÂan bola. Bahkan, mereka hanya mampu mengusai bola sebanyak 40 persen. Pemainnya tidak bisa mengikuti kecepatan transisi yang ditampilkan Swiss.
Kejadian itu membuat mereka tertinggal lebih dahulu ketika Blerim Dzemaili memanfaatkan umpan dari Breel Embolo untuk mencetak gol pada menit ke-31. Selain itu, Josip Drmic juga mengembalikan keunggulan Swiss dua menit sebelum laga usai. Tetapi, Kosta Rika memberi tekanan di babak kedua daÂpat membalas melalui tandukan Kendall Watson (56), serta gol bunuh diri Yann Sommer (90).
Usai mendampingi Los Ticos di Piala Dunia 2018, masa depan Ramirez tidak menentu. Walau suÂdah menangani Kosta Rika sejak 2015, dia tidak dikontrak secara permanen. Meski begitu, manÂtan pelatih Alajuelense itu tidak memusingkan keadaan itu dan memilih untuk segera pulang.
"Besok saya akan terbang kembali dan lihat bagaimana nantinya. Saat ini nasib saya masih belum ditentukan. Satu yang pasti, saya kembali ke keÂluarga saya," tutur Ramirez.
Pelatih Swiss Vladimir Petkovic menilai anak asuhnya tidak bermain seperti biasa. "Kami terlalu banyak memberi penguasaan bola kepada merÂeka. Kami juga kalah duel satu lawan satu. Ini penampilan yang jauh berbeda, jika dibandingkan ketika kami menghadapi Brasil dan Serbia," kata Petkovic, diÂkutip
ESPN. Swiss berstatus runner-up grup di bawah Brazil. Rossocrociati akan bertemu Swedia selaku juara Grup F pada fase 16 besar.
Petkovic menyatakan, tak perlu juga terlalu banyak menÂganalisis. Akan tetapi, ia meneÂkankan pentingnya bagi pasuÂkannya agar tidak mengulangi kesalahan serupa. "Saya yakin pertandingan berikutnya akan jauh lebih baik," ujar jurutaktik usia 54 tahun ini.
Swiss tidak turun dengan kekuatan terbaik saat bertemu Swedia nanti. Stephan Lichsteiner dan Fabian Schaer mendaÂpat akumulasi kartu kuning seÂhingga harus menjadi penonton. "Itu bukan skenario yang ideal," kata Dzemaili. ***