Berita

Foto/Dok

Nusantara

Tigaras Peduli Bantu Keluarga Korban KM Sinar Bangun

KAMIS, 28 JUNI 2018 | 23:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sebagai wujud keprihatinan atas musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun, masyarakat Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara ikut memberikan bantuan kepada keluarga korban berupa penyediaan makanan dan minuman hingga pencarian korban.

Para muda-mudi Tigaras dan warga serta warga Tigaras yang tinggal di perantauan ikut membantu membuka Posko Tigaras Peduli.

Menurut pelaksana petugas bantuan Tigaras, Septelina Sinaga, semua aksi sosial Tigaras Peduli ini dijalankan murni dari masyarakat Tigaras tanpa ada bantuan sponsor dari pihak manapun. Tigaras Peduli wujud dari kepedulian dan gotong royong mengumpulkan dana membantu sesama.


"Posko Tigaras Peduli menyediakan 400 nasi kotak setiap hari, ratusan snack, kopi dan teh bagi para keluarga korban. Kami ikut prihatin dan bisa merasakan kesedihan yang saat ini dialami keluarga korban," ujar Septelina kepada wartawan, Kamis (28/6).

Septelina menjelaskan dalam beberapa hari terakhir, hujan turun deras di Tigaras. Kondisi ini sudah diantisipasi para relawan Tigaras Peduli. Pihaknya telah menyediakan kopi, teh manis dan bandrek posko Tigaras Peduli.

"Relawan Tigaras Peduli juga langsung membagi-bagikan nasi kotak kepada keluarga korban yang tersebar di sekitar Pelabuhan Tigaras," ujarnya.

Septelina berharap sumbangsih warga Tigaras ini sedikit banyak meringankan keluarga korban yang setiap hari masih terus berdatangan ke pelabuhan Tigaras untuk melihat dan mengikuti upaya pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun.

"Posko Tigaras Peduli ini akan terus dibuka sampai pemerintah menetapkan operasi pencarian korban dan bangkai kapal KM Sinar Bangun dihentikan," kata Septelina.

Namun, sekiranya masih banyak keluarga korban yang datang ke Tigaras, Septelina mengatakan posko akan dibuka untuk membantu keluarga korban.

Pahotan Sitio salah satu petugas bantuan Tigaras yang menangani pencarian korban menambahkan masyarakat Tigaras Peduli juga mengerahkan speedboat dan kapal untuk ikut bersama Basarnas mencari korban.

"Intinya masyarakat Tigaras peduli dan mencoba membantu meringankan kesedihan keluarga yang terkena musibah,"
​demikian​ Pahotan. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya