Berita

Pertahanan

Kapolda Jateng: Polisi Tidak Netral, SMS Saya

SELASA, 26 JUNI 2018 | 21:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono mengimbau masyarakat tidak takut dan ragu untuk mengadukan oknum Polri yang nakal dalam proses pelaksanaan Pilkada.

"Adukan, kirim sms ke saya, saya juga buka HP, nomor saya sudah banyak diketahui masyarakat," kata Condro saat ditemui di Polda Jawa Tengah, Selasa (26/6).

Polri sendiri, kata Condro, membuka ruang seluas-luasnya kepada warga untuk menyalurkan pengaduan jika menemukan aparat yang tidak netral dalam pelaksanaan pilkada.


Pemanggul bintang dua di pundak itu mengatakan, pengaduan juga bisa melalui Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang tersebar disetiap wilayah.

"Kalau masih ada oknum yang tidak netral, kita sudah buka ruang aduan seluas-luasnya," imbuhnya.

Selain itu Polda Jateng sendiri jiga membuka pelayanan aduan masyarakat melalui beberapa wadah yang telah disiapkan. Seperti secara online menggunakan aplikasi e-complain, atau lewat pesan singkat langsung kepada Kapolda.

"Melalui aplikasi e-complain bisa diadukan kesitu, nanti ditangani propam," masih kata Condro.

Condro menambahkan, untuk seluruh jajarannya, sesuai yang diperintahkan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, agar tidak melakukan penghitungan ataupun mendokumentasikan hasil pemilihan. Polri, kata Condro hanya bersifat mengamankan di luar TPS.

"Kalau ada sengketa baru kita meredam agar tidak terjadi tindakan fisik," demikian Condro.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya