Berita

Foto/RMOL

Politik

Zulkifli Hasan Larang Kandidat Pilkada Halakan Segala Cara

SELASA, 26 JUNI 2018 | 15:42 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengimbau seluruh kandidat yang mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), untuk menghindari taktik menghalalkan segala cara demi kemajuan demokrasi di Indonesia.

"Kepada para Kandidat, saya minta jangan menghalalkan segala cara, karena ini pertarungan mencari pemimpin terbaik, mencari kompetensi terbaik demi kemajuan Demokrasi kita," ujar Zulkifli Hasan dalam Jumpa Pers terkait 'Pelaksanaan Pilkada Serentak dan Perkembangan Politik Menjelang Pileg dan Pilpres 2019' di Ruang Rapat Pleno Fraksi PAN, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/6).

Terutama ia menegaskan kepada para Kandidat Pilkada 2018 untuk tidak bermain money politic dan mempengaruhi Komisi Pemilihan Umun (KPU) dalam masa tenang ini.


"Dalam masa tenang ini saya minta para kandidat ini jangan bermoney politic seperti membagikan uang dan beras pada warga apalagi mempengaruhi KPU," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia juga meminta kerja sama seluruh masyarakat Indonesia agar berperan aktif menyuarakan haknya demi memperoleh pemimpin terbaik, serta demi kemajuan daerah masing-masing.

"Rakyat juga kita himbau agar besok ini sungguh-sungguh menggunakan haknya sebab rakyatlah yang bisa menentukan siapa pemimpin terbaik, untuk itu, pada tanggal 27 Juni 2018 nanti, masyarakat harus datang ke TPS sebab suara rakyat adalah daulat," pungkasnya.

Dalam jumpa pers tersebut, Zulkifli Hasan alias Zulhas ditemani oleh Ketua Fraksi PAN DPR RI, Mulfachri Harahap, Sekretaris Fraksi PAN DPR RI, Yandri Susanto, serta Anggota Fraksi PAN DPR RI, Desy Ratnasari. [fiq]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya