Berita

Foto: Humas DPP PKS

Politik

DPP PKS Dikunjungi Rombongan Dubes Uni Eropa

SELASA, 26 JUNI 2018 | 13:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima kunjungan 13 Duta Besar dan Diplomat Negara-negara Uni Eropa di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Selasa (26/6).

Yang hadir dalam pertemuan kehormatan ini adalah Dubes Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend; Dubes Denmark, Rasmus Abildgaard Kristensen; Dubes Jerman, Michael von Ungern-Sternberg; Dubes Spanyol, Jose Maria Matres Manso; Dubes Austria, Helene Steinhausl; Dubes Polandia, Beata Stoczynska.

Kemudian Dubes Romania, Valeria Epure; Dubes Slovakia, Michal Slivovic; Dubes Swedia, Johanna Brismar Skoog; Charge d'Affaires Kedubes Perancis, Charles-Henri Brosseau; First Secretary Kedubes Inggris, Theresa O'Mahony; dan Frist Secretary Kedubes Finlandia, Tapani Kivela.


Presiden PKS, Mohamad Sohibul Iman, menyambut rombongan Dubes Uni Eropa. Dalam siaran persnya, ia berharap pertemuan PKS-Uni Eropa bisa mempererat hubungan rakyat Indonesia dengan Uni Eropa. Sohibul menjelaskan, PKS sebagai bagian dari bangsa Indonesia siap bekerja sama dengan berbagai pihak di dalam maupun luar negeri.

"Kami yakin, masa depan dunia akan lebih baik dan sejahtera jika kita memiliki komitmen untuk saling bekerjasama satu dengan yang lain," terang Sohibul.

Kepada para delegasi, Sohibul Iman menjelaskan bahwa PKS memiliki sikap outward looking, terbuka dan akomodatif terhadap investasi asing dalam kebijakan ekonomi. Bagi PKS, kerjasama internasional dalam bidang ekonomi adalah sebuah keniscayaan. Yang terpenting, kerja sama tersebut harus saling menguntungkan, taat asas dan berkeadilan.

Dalam kebijakan luar negeri, PKS mengikuti doktrin para pendiri bangsa Indonesia yakni politik bebas aktif yang melindungi hak-hak asasi kemanusiaan dan terciptanya rasa keadilan.

"Dalam hal ini, kami akan terus menyuarakan agar para pemimpin dunia konsisten dalam melindungi hak-hak kemanusiaan bangsa-bangsa yang terzalimi hingga saat ini, seperti apa yang dialami oleh saudara-saudara kita di Palestina," ujar mantan Rektor Universitas Paramadina itu. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya