Berita

Inas Zubir/net

Politik

Politisi Hanura: Tidak Ada Lagi Jejak Negarawan Dalam Diri Prabowo

SELASA, 26 JUNI 2018 | 09:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Bakal calon presiden, Prabowo Subianto, semakin sering mengeluarkan pernyataan yang tidak didukung data dan fakta.

Penilaian itu diungkapkan politikus Partai Hanura, Inas Zubir, lewat pesan elektronik kepada redaksi.

Menurut Ketua Fraksi Hanura DPR RI itu, pernyataan-pernyataan Prabowo belakangan ini menggambarkan kemerosotan kapabilitasnya sebagai calon presiden yang akan diusung Partai Gerindra.


"Padahal Prabowo sempat dinobatkan sebagai negarawan pada saat Pilpres 2009, tapi kemudian menurun di saat Pilpres 2014. Dan menjelang Pilpres 2019 ini dapat dikatakan sudah tidak ada lagi jejak-jejak seorang negarawan dalam penampilan Prabowo akhir-akhir ini," ujar Inas.

Inas mengamati kemunculan tagar #2019PrabowoNyungsep di media sosial sebagai gambaran dari pendukung Prabowo yang mulai pesimis terhadap kesiapan dan kemampuan eks Danjen Kopassus itu memenangkan pertempuran Pilpres 2019.

"Apalagi ada berbagai rumor yang mengatakan bahwa Prabowo sudah tidak lagi memiliki uang untuk membiayai ambisinya untuk maju di 2019," lanjut Inas.

Di sisi lain, sambung Inas, ada juga kalangan yang meyakini Prabowo hanya pura-pura bokek. Akhirnya Prabowo meminta masyarakat, terutama kader-kader Gerindra, untuk menyumbangkan uang demi memenuhi ambisinya menjadi presiden.

"Hal-hal tersebut di atas dinilai oleh sebagian besar pengamat politik sebagai titik nadir kejayaan Prabowo yang akan berbalik arah menyungsepkan ambisinya di tahun 2019," ucap Inas. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya