Berita

Foto/Dok

Nusantara

Pemuda Trenggalek Gelar Ruwatan Dewasrani Sindir Emil Dardak

SENIN, 25 JUNI 2018 | 16:38 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Aksi budaya dari sekelompok anak muda Trenggalek menggelar theatrikal cerita 'Dewasrani Ruwat', untuk sindiran tajam atas kepemimpinan Emil Dardak.

Simbolisasi cerita Dewasrani Ruwat dilakukan oleh komunitas Undur Undur menggelar teatrikal di alun-alun Kota Trenggalek.

"Dewasrani merupakan wujud nafsu serakah, sosok inisudah mendapat amanah ngayomi kawula namun buta hati meninggalkan amanah kawula dan berhasrat merebut kekuasaan di tempat lain tanpa mengindahkan tata krama, kearifan dan kesetiaan pada kawulanya yang sebelumnya memberikan kepercayaan," kata penanggung jawab aksi Istambul Uyun, Senin (25/6).


Uyun, mewakili Komunitas Undur-undur menyatakan bahwa sosok pemimpin seperti Dewasrani nyata-nyata berkhianat pada kawula yang mempercayainya.

Gelaran teatrikal dimainkan oleh lima orang pemuda ini mengkisahkan, bagaimana Dewasrani yang hadir dalam sosok dengan sifat, perwatak dan kharakter khianat, serakah, bengis, kasar dan mau benarnya sendiri melekat pada sikap kepemimpinan Dewasrani.

"Inilah kisah refleksi bagaimana sosok yang sering membuat keributan di Jonggrisaloka dengan berbagai tuntutan yang aneh-aneh," ujar Uyun.

Ia menyebutkan, Dewasrani meskipun ganteng dan mendapatkan kesempatan sekolah yang tinggi namun jauh dari watak, sifat, karakter dan kepribadian seorang pemimpin yang setia, rendah hati dan amanah. Dewasrani lupa diri akibat keserakahan yang memenuhi dirinya.

Rakyat Trenggalek dan Jawa Timur diingatkan lewat aksi budaya ini, setelah merenung dengan hati yang bening dan pikiran yang jernih, rakyat Trenggalek diajak untuk memohon pada Allah semoga rakyat Trenggalek dan Jawa Timur selalu mendapatkan perlindungan, keberkahan, kesejahteraan, kemakmuran dan kebahagiaan

"Rakyat Trenggalek dan Jawa Timur terkenal amanah, setia, santun menolak segala wajah yang mencerminkan watak khianat, serakah dan kasar," sebut Uyun.

Melalui gelaran budaya ini, Komunitas Undur-undur mengajak rakyat Trenggalek dan Jawa Timur selalu waspada terhadap Dewasrani yang selalu mementingkan diri sendiri, dan mengedepankan ambisi pribadi untuk meraih kekuasaan dengan cara yang khianat.

"Melalui ritual ruwat ini kita berdoa semoga rakyat Trenggalek dan Jawa Timur mendapatkan pemimpin yang amanah dan setia," jelas Uyun.

Mengakhiri aksi budaya, ia mengatakan, selanjutnya sosok Dewasrani dilarung di Pantai Selatan agar tenggelam dan tidak mengganggu kedamaian dan ketentraman hati kawula Trenggalek dan Jawa Timur.

Aksi teatrikal ini secara gamblang ingin menyampaikan pesan, untuk menunjukkan pada masyarakat Trenggalek dan Jawa Timur, tentang sosok pemimpin yang memiliki ambisi pribadi yang kini sedang di lakoni oleh Emil Dardak. .

"Aksi budaya ini bertujuan untuk mengingatkan sekaligus sebagai bentuk sindiran pada pemimpin khianat dan serakah yang terkesan memiliki perangai bak Dewasrani," katanya. [fiq]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya