Berita

Sudrajat dan Ahmad Syaikhu/Net

Nusantara

Survei Selendang Putih Nusantara, Pasangan Asyik Unggul Di Jabar

SENIN, 25 JUNI 2018 | 10:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Lembaga survei Selendang Putih Nusantara melakukan survei elektabilitas Pilkada Jabar yang dilaksanakan selama 10 hari, dari tanggal 12 hingga 21 Juni 2018 lalu.

Dari hasil survei diperoleh persentasi elektabilitas dari keempat paslon, berikut hasilnya. Paslon nomor urut 1, yaitu paslon Rindu memperoleh elektabilitas sebesar 28,8 persen. Sedangkan paslon nomor urut 2, yaitu Hasanah memperoleh tingkat elektabilitas sebesar 4,1 persen.

Sementara, paslon nomor urut 3, yaitu Asyik memperoleh eletabilitas sebesar 34,64 persen. Paslon nomor urut terakhir, yaitu 2DM memperoleh elektabilitas sebesar 29,77 persen. Sedangkan yang tidak memilih sebesar 2,68 persen.


Margin of error yang digunakan dalam survey ini sebesar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dengan jumlah DPT di Jawa Barat 31.735.133 pemilih, maka ditetapkan jumlah responden sebanyak 1.128 pemilih. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan purposive random sampling.

Dari hasil survey ini, terlihat posisi elektabilitas paling tinggi ada pada paslon Asyik. Besarnya persentase Asyik dalam survei eletabillitas dikareakan 3 faktor utama.

Faktor pertama yaitu ketegasan, responden menilai, dari seluruh paslon di Pilgub Jawa Barat, paslon Asyik dinilai memiliki ketegasan yang dapat memimpin kalbar.

Faktor selanjutnya adalah menyoal limpahan suara dari pendukung Prabowo yang banyak di Jawa Barat. Hampir selur pendukung Prabowo di Jawa Barat juga turut mendukung Asyik.

Faktor ketiga adalah faktor mesin partai PKS yang tidak dapat dipungkiri banyak merauk suara di wilayah Jawa Barat. [nes]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya