Berita

Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka/Net

Olahraga

Shaqiri Dan Xhaka Bakal Diinvestigasi FIFA

Buntut Selebrasi Misterius
SENIN, 25 JUNI 2018 | 10:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Dua pemain timnas Swiss, Xherdan Shaqiri dan Granit Xhaka, terancam sanksi dari FIFA. Selebrasi dua pemain itu saat menghadapi Serbia di Piala Dunia 2018 sedang diinvestigasi.

Xhaka dan Shaqiri membuat selebrasi identik saat Swiss menang atas Serbia 2-1, Sabtu (23/6) dini hari WIB. Xhaka dan Shaqiri menjadi pencetak gol untuk Swiss.

Usai mencetak gol, Xhaka dan Shaqiri menautkan jari-jemarinya seolah menggambar­kan elang berkepala dua. Ada lambang tersebut pada bendera kebangsaan Albania. Selerasi itulah yang memicu masalah. Gestur tersebut dikhawatirkan memanaskan konflik Albania dan Serbia.


Ya, Shaqiri dan Xhaka memiliki pertalian dengan Kosovo. Shaqiri lahir di Kosovo, bekas provinsi Serbia yang memproklamirkan kemerdekaan pada 2008 sedang­kan orang tua Xhaka berasal dari Kosovo. Secara politis, Serbia tidak pernah mengakui kemerde­kaan Kosovo dan hubungan kedua masih panas.

"Komite Disipliner FIFA telah membuka peninjauan indisi­pliner atas pemain Swiss, Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri, atas perayaan gol mereka dalam laga antara Swiss dengan Serbia." Begitulah pernyataan FIFA sep­erti dilansir Reuters.

FIFA juga membuka pen­injauan terhadap Federasi Sepakbola Serbia atas perilaku tak terkontrol dan penyampaian pesan-pesan politik dan ofensif oleh fans Serbia. Investigasi awal dibuka untuk pelatih timnas Serbia, Mladen Krstajic, atas pernyataan dia selepas laga.

Sementara itu Serbia protes keras terhadap FIFA usai keka­lahan dari Swiss. Ketua Asosiasi Sepakbola Serbia Slavisa Kokeza menuding FIFA bias dalam pemilihan wasit.

Serbia kalah 1-2 pada laga melawan Swiss di Kaliningrad Stadium, Sabtu (23/6) pa­da laga Grup E Piala Dunia 2018. Unggul lebih dulu lewat Aleksandar Mitrovic di menit kelima, Serbia lantas kebobolan dua gol dari Granit Xhaka dan Xherdan Shaqiri.

Laga ini menyisakan rasa ke­sal untuk Serbia, bukan semata karena hasilnya melainkan juga terkait keputusan wasit yang mengecewakan. Serbia merasa seharusnya layak mendapatkan penalti saat Mitrovic dijepit dan dijatuhkan Stephan Lichsteiner dan Fabian Schar.

Terlebih lagi, wasit Felix Brych yang memimpin pertand­ingan juga tak meninjau insiden tersebut dengan Video Assistant Referee (VAR). Teknologi itu setidaknya akan memastikan keputusan wasit.

Asosiasi Sepakbola Serbia telah melayangkan surat protes kepada FIFA pada Sabtu (23/6) kemarin, kendati tak meng­harapkan adanya perubahan signifikan ke depannya. Satu hal yang paling disoroti mereka ada­lah terkait pemilihan wasit Felix Brych di laga lawan Swiss.

Ketua Asosiasi Slavisa Kokeza menuding FIFA telah bersikap bias karena menunjuk wasit dari Jerman. Dia menyebut Jerman dan Swiss punya kedekatan hubungan secara demografis. ***

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya