Berita

Net

Pertahanan

11.642 Personil Gabungan Amankan Pilkada Kalbar

MINGGU, 24 JUNI 2018 | 05:05 WIB | LAPORAN:

Aparat keamanan mengerahkan ribuan personil untuk mengamankan proses Pilkada Kalimantan Barat.

"11.658 TPS di Kalbar akan kita jaga dengan perkuatan 11.642 personel Polri/TNI. Dengan harapan Pilkada 2018 berjalan dengan aman, lancar dan sukses yang dapat dirasakan langsung oleh kita semua," jelas Kepala Polda Kalbar Irjen Didi Haryono dalam keterangannya, Minggu (24/6).

Dia menjelaskan, kepolisian telah menggelar sejumlah persiapan pengamanan pilkada mulai dari sispamkota, latihan Tactical Floor Game (TFG) pengamanan menggunakan alat peraga dan menggunakan pasukan yang dilaksanakan di enam wilayah yang melaksanakan Pilkada di Kalbar. Selain itu, 1.104 personel bantuan dari Polda Kalbar telah disebar untuk mendukung pengamanan dari Polres.


"Personil sudah bergeser ke wilayah tugasnya, dan H-1 nanti anggota sudah berada di tempat pemungutan suara (TPS) untuk memantau kesiapan TPS sekaligus mengenali lingkungan sekitar. Masing-masing personil segera melakukan pengenalan wilayah, termasuk mengenali ketua KPPS, ketua PPK, serta TPS-nya. Personil juga harus melakukan pengecekan TPS, memenuhi syarat atau tidak," terang Didi.

Menurutnya, semua elemen masyarakat di Kalbar telah sepakat untuk menciptakan proses pemilihan yang damai. Dia pun yakin Pilkada Kalbar 2018 ini tidak dinodai oleh hal-hal negatif.

"Insya Allah Kalbar Aman, tak perlu ada yang dikhawatirkan, kita semua selalu bersinergi duduk bersama. Kami bersama TNI, KPU, Bawaslu, pemda dan seluruh komponen masyarakat Kalbar siap untuk mengamankan, mengawal dan menyukseskan pesta demokrasi ini," papar Didi.

Pilkada Kalbar sendiri digelar di enam wilayah kota dan kabupaten. Untuk Pilgub Kalbar ada tiga pasangan calon yang bertarung yaitu Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot, Sutarmidji-Ria Norsan, serta Milton Crosby-Boyman Harun. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya