Berita

Habiburokhman/net

Hukum

Lagi, Habiburokhman Diadukan Ke Polisi Karena Merasa Mudik Kayak Neraka

SABTU, 23 JUNI 2018 | 12:40 WIB | LAPORAN:

Politikus Partai Gerindra, Habiburokhman, dilaporkan ke polisi karena pernyataannya yang mengibaratkan mudik Lebaran tahun ini bagai neraka.

Pernyataan advokat muda itu dikutip salah satu media online di dalam berita berjudul "Politikus Gerindra: Mudik Tahun Ini Seperti Neraka!".

Setelah laporan kepolisian yang dilakukan seorang mahasiswa bernama Danick Danoko ke Polda Metro Jaya, Habiburokhman dilaporkan aktivis dari Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98).


Tapi, Jari 98 bakal melaporkan anak buah Prabowo Subianto itu ke Polda Banten.

“Iya benar. Kami sudah melaporkan masalah ini ke Polda Banten,” tegas Sekretaris Jenderal Jari 98, Ferry Supriyadi, kepada wartawan, Sabtu (23/6).

Dia menyesalkan pernyataan Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Gerindra itu. Dalam artikel berita sebuah media online, Habiburokhman mengungkapkan pengalaman pahitnya ketika mudik ke Lampung melalui Pelabuhan Merak Banten pada 13 Juni 2018 atau H-2 Lebaran .

"(Pengakuan Habiburokhman) itu mengada-ada. Tidak sesuai dengan fakta di lapangan," tegasnya.

Laporan Ferry tertuang dengan nomor laporan TBL/193/VI/RES.2.5/2018/Banten/SPKT I tertanggal 21 Juni 2018.
Perkara yang dilaporkan adalah diduga telah terjadi tindak pidaja menyebarkan berita bohong mengenai kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Merak pada H-2 mudik Lebaran 2018 sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 ayat (1) atau (2) atau 15 UU RI No. 1 Tahun 1946.

Untuk memperkuat laporan, dia juga sudah menyertakan barang bukti.

"Pada H-2 Lebaran, sepengamatan saya, situasi kendaraan di Pelabuhan Merak tergolong ramai namun lancar, tidak seperti diberitakan saudara Habiburokhman," tekan Ferry. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya