Berita

Pertahanan

Pemerkosa Turis Asing Di Labuan Bajo Berhasil Diringkus Polisi

JUMAT, 22 JUNI 2018 | 18:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pemuda pemerkosa turis asal Italia dan Prancis di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil diringkus Kepolisian.

Pelaku bernama Constantinus Andhi Putra itu sudah ditahan di Mapolres Sumba Barat dan akan dipindahkan ke Mapolres Manggarai Barat.

"Saat ini yang bersangkutan masih di Mapolres Sumba Barat. Nanti (pelaku) akan dijemput oleh personil Polres Manggarai Barat dan membawa yang bersangkutan ke Manggarai Barat," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules Abraham Abast saat dihubungi, Jumat (22/6).


Pelaku ditahan di Polres Sumba Barat karena polres ini membawahi wilayah Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya.

"Di Sumba Barat Daya itu belum ada polres jadi dibawahi oleh Polres Sumba Barat. Dari hasil penyelidikan kita, pelaku ini baru tiba dari Bima di Pelabuhan Waikelo di Sumba Barat Daya tadi pagi. Sehingga ditangkap oleh anggota Polsek Laora," ujarnya.

Terkait motif pelaku memperkosa kedua WNA ini, polisi masih menggali keterangan dari pelaku.

"Kita juga tengah mendalami apakah pelaku itu sendirian atau ada kawannya saat melakukan pemerkosaan," jelasnya.

Aksi pemerkosaan yang menimpa turis Prancis tersebut terjadi di Labuan Bajo pada Selasa (12/6) lalu. Korban pada saat itu tengah melancong sendirian dan bertemu dengan pelaku. Kala itu, pelaku menawarkan jasa menemani korban untuk berwisata.

Usai memerkosa korban sekitar pukul 16.30 WITA, pelaku khawatir sebab korban dalam kondisi shock. Pelaku lantas membawanya ke RS Siloam dan meninggalkannya di sana.

Saat ini, korban belum sepenuhnya pulih dan masih dalam keadaan shock. Kepolisian pun belum bisa menggali banyak keterangan dari korban. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya