Berita

Foto/Net

Olahraga

Burger King Panen Kecaman

Dinilai Lakukan Pelecehan
JUMAT, 22 JUNI 2018 | 08:29 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Iklan restoran cepat saji Burger King memicu kontrover­si. Iklan yang dipajang saat per­helatan Piala Dunia 2018 dinilai melecehkan wanita Rusia.

"Perempuan yang berhasil mendapatkan gen pesepak bola terbaik akan mempromosikan kesuksesan tim Rusia untuk generasi mendatang," bunyi kata-kata dalam iklan itu.

Di iklan tersebut Burger King mengumumkan sayem­bara, bagi wanita Rusia yang bisa sukses dihamili pesepak bola-pesepak bola yang berlaga di World Cup akan mendapat hadiah sebesar 3 juta Rubel atau sekitar Rp 668 juta.


Promosi ini menyebabkan kemarahan publik Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Mereka memaksa perusahaan itu menghapus iklan tersebut.

"Ini adalah refleksi lang­sung dari tingkat masyarakat kita terhadap perempuan," kata salah satu pentolan komunitas feminis di aplikasi Telegram dikutip BBC.

Tak hanya iklan Burger King yang memicu perdebatan, pem­beritaan media-media Rusia dinilai cenderung mendeskrid­itkan wanita negara tersebut. Mereka digambarkan sebagai pemangsa seksual yang mem­buru mangsanya.

Artikel di media pro-Kremlin mendeskripsikan cara mereka "memancing penggemar asing" dan mengobrol dengan mereka. "Trik cinta: Keindahan Rusia menangkap penggemar asing," tulis surat kabar Moskovskiy Komsomolets.

Aktivis hak-hak perempuan Rusia, Alyona Popova, menga­takan kepada BBC bahwa ada kurangnya ketegasan di kalan­gan perempuan Rusia. Mereka cenderung diam saja sekalipun mendapat pelecehan.

"Jika orang-orang berteriak dari setiap sudut bahwa seorang wanita hanya tubuh, dan men­cari alasan untuk membenarkan pelecehan seksual, dan meny­alahkan korban kekerasan dalam rumah tangga atas apa yang terjadi, maka perempuan mulai berpikir bahwa ini adalah sebuah norma," katanya.

Pernyataan Popova mengacu pada skandal pelecehan seksual baru-baru ini yang melibatkan anggota parlemen Rusia, Leonid Slutsky, yang dituduh beberapa wartawan berperilaku seksual menyimpang.

Pelecehan terhadap wanita Rusia, bukan sekali saja. Baru-baru ini sebuah video muncul yang memperlihatkan para penggemar sepak bola Brasil menyanyikan lagu yang vulgar dalam bahasa Portugis dengan seorang wanita Rusia. Terjadi kegemparan di Brasil, reaksi di Rusia sendiri cenderung adem ayem. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya