Berita

Kapal penumpang berlayar di Danau Toba/RMOL

Nusantara

Tragedi KM Sinar Bangun, Rapor Merah Buat Kemenhub

Tak Punya Itikad Baik?
RABU, 20 JUNI 2018 | 11:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Tragedi KM Sinar Bangun di Danau Toba yang mengakibatkan lebih dari 166 orang dinyatakan hilang mendapat sorotan tajam dari masyarakat.

Ada informasi menyebut kapasitas kapal hanya 60 orang, tetapi dipaksakan membawa lebih dari 160 orang sebelum nahas.

Kinerja Kementerian Perhubungan, terutama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla), dianggap paling berkaitan dengan kecelakaan ini. Ditjen Hubla disebut tak pernah memperbaiki kinerja karena kecelakaan-kecelakaan serupa terus berulang setiap tahun.


"Saya lihat tidak ada itikad untuk berbuat ke arah yang baik. Kemenhub yang dipimpin Pak Budi Karya Sumadi semestinya jeli dan tanggap atas acap kalinya kecelakaan di perairan, seperti menimpa KM Sinar Bangun," kata Ketua Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI), Andriyani Sanusi, melalui pesan elektronik yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/6).

Menurut Andry, pejabat di Kemenhub cuma bisa berharap kecelakaan-kecelakaan kapal tidak terulang lagi di Indonesia. Kalimat ini terus berulang sementara kecelakaan kapal terus terjadi.

“Kemenhub stop deal tertentu dengan pengusaha kapal, demi keselamatan harus tegas dalam menerapkan aturan,” ucapnya.

Terkait visi presiden soal Poros Maritim Dunia, kejadian di Danau Toba ini tentu mencoreng citra Indonesia di dunia internasional. Apalagi, setiap tahun bahkan hampir setiap bulan, kecelakaan kapal terus terjadi.

“Ini 'rapor merah' buat Kemenhub terutama Hubla. Indonesia sebagai anggota Dewan IMO (International Maritime Organization) semakin malu karena kecelakaan kapal akibat kelalaian malah bertambah,” pungkasnya.

Senin lalu (18/6), Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menyampaikan dukacita yang mendalam atas peritiwa tenggelamnya Kapal Rakyat KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.

Terkait kejadian itu, Menhub berjanji mengirimkan tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT untuk menyelidiki penyebab kecelakaan.

Menhub pun mengaku telah menyampaikan peringatan kepada operator kapal, khususnya kapal-kapal yang melayani pelayaran rakyat, agar selalu mengutamakan aspek keamanan. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya