Berita

ilustrasi/net

Politik

Rizal Ramli Naikkan Posisi Tawar Indonesia Di Hadapan AS Dan China

MINGGU, 17 JUNI 2018 | 16:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Keberanian dan keteguhan hati Indonesia mengubah nama perairan utara Pulau Natuna dari Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara dapat dimanfaatkan Amerika Serikat sebagai pintu masuk mengimbangi pengaruh Tiongkok di kawasan.

Demikian dikatakan pengamat sosial dan ekonomi, M.E. Irmansyah, dalam keterangan yang diterima redaksi (Minggu, 17/6).

Founder of Institute for Studies and Development of Thought (ISDT) 1998 itu melanjutkan, klaim China atas perairan di Laut China Selatan, yang dikenal dengan istilah nine dashed lines, telah memicu ketegangan di kawasan.


Baca:Rizal Ramli: Indonesia Bukan Antek Beijing Dan AS

Upaya China membangun pangkalan militer di sebuah pulau di wilayah yang mereka klaim itu pun telah meningkatkan kehati-hatian banyak negara, termasuk Amerika Serikat yang tidak ingin kehilangan kontrol.

Terkait fakta itu, Indonesia kini berada persis di tengah dua kepentingan yang sedang berhadap-hadapan.

"Terlepas dari siapa yang merasa diuntungkan oleh keputusan Indonesia mengubah nama itu, pemerintah Indonesia harus tetap mengedepankan kepentingan nasional," kata Wakil Ketua Dewan Pusat Syarikat Islam periode 2015-2020 itu.

Irmansyah mengungkapkan, tokoh nasional yang punya andil besar dalam penggantian nama Laut China Selatan mennjadi Laut Natuna Utara adalah Rizal Ramli.

"Siapa yang punya andil besar mengubah nama dari Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara, jawabannya adalah Rizal Ramli ketika menjabat Menko Maritim dan Sumber Daya," sebutnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya