Berita

Foto/Pendam Tanjungpura

Pertahanan

Satgas Pamtas RI-Malaysia Terima 10 Pucuk Senjata Rakitan

KAMIS, 14 JUNI 2018 | 03:42 WIB | LAPORAN:

Satgas pengamanan perbatasan RI-Malaysia menerima 10 pucuk senjata rakitan saat melakukan tugas di perbatasan.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura, Letkol Inf Aulia Fahmi Dalimunthe 10 pucuk senjata rakitan ini merupakan hasil pembinaan masyarakat yang dilakukan Satgas Yonif 320/BP Kodam III/Siliwangi.

Menurut Aulia, keberhasilan Satgas Pamtas Yonif 320/BP ini dilakukan dengan menggunakan tradisi Ngadu Bako dari Jawa Barat.


"Ngadu Bako merupakan suatu kebiasaan di pedesaan Jawa Barat yang sesungguhnya bersifat positif. Duduk bersama. Terbukti, belum satu bulan melaksanakan tugas di perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 320/BP sudah menunjukkan hasil dan prestasi yang gemilang," ujar Aulia dalam keterangan pers, Rabu (13/6).

Lebih lanjut, Aulia mengatakan penyerahan 10 pucuk senjata rakitan ini dilakukan di Pos Klawik, Desa Lanjak, Kecamatan Lanjak, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Adapun senjata rakitan dari warga perbatasan terdiri dari sembilan pucuk senjata api rakitan laras panjang jenis bowmen dan satu pucuk jenis pistol rakitan. Serta dua pucuk senjata di pos Sei Seria, Ketungau Hulu, Sintang, Kalimantan Barat.

"Untuk barang bukti seluruhnya diamankan di pos Kotis Satgas Pamtas Yonif 320/BP," ujar Aulia.

Tinggi, salah satu warga yang menyerahkan senjata menyampaikan, hal tersebut dilakukannya dengan penuh kesadaran, sukarela dan tanpa ada paksaan karena warga merasa bangga dan simpati terhadap anggota Satgas Yonif 320/BP.

"Dengan adanya Satgas Yonif 320/BP kampung kami aman dan personel Satgas selalu memberikan dampak positif bagi warga sekitar dengan seringnya beranjangsana, bakti sosial, karya bakti, dan pengobatan gratis yang dilakukan oleh anggota satgas Yonif 320/BP," ucap Tinggi, di pos Klawik. [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya