Berita

Nusantara

Pemudik: Sekarang Naik Kereta Enggak Ribet Kayak Dulu

SELASA, 12 JUNI 2018 | 16:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Terbayang bertahun-tahun lalu kala mudik dengan kereta api, terutama kelas ekonomi, penumpang harus berebutan masuk ke gerbong mencari tempat duduk.

Di dalam kereta yang berjubel pun tak jarang pedagang aneka macam makanan dan barang berlalu-lalang di antara penumpang. Kepulan asap rokok dari tiap gerbong menemani perjalanan penumpang ke kampung halamannya.

Demikian kenang Wirdah, penumpang Kereta Api Brantas. Perempuan asal Kertosono itu tengah menunggu kereta di pelataran Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/6).


"Kalau sekarang ini sudah enak mas naik kereta, enggak ribet kayak dulu. Kalau sekarang yang penting punya tiket masuk kereta langsung cari tempat duduk,” terangnya sambil menggendong sang buah hati.

Ia sangat merasakan kenyamanan saat menaiki kereta di masa sekarang. Walau membawa anak kecil, tidak lagi merasa khawatir karena semua sudah teratur rapi.

Berbeda dengan tahun 2004 saat dirinya baru pertama kali datang ke Jakarta.

"Naik kereta ekonomi berasa seperti di-'ungkep'" lontarnya.

Wirdah yang tinggal di Bojong Gede dan sehari-hari bekerja di sebuah rumah makan di daerah Depok itu mengaku sudah tiba di stasiun pukul 11.00 WIB. Padahal keretanya dijadwalkan berangkat pukul 16.00 WIB.

“Ya mas, daripada keburu-buru lebih baik nunggu di stasiun saja,” pungkasnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya