Berita

Foto/Net

Bisnis

Perbaikan Sistem Check In Penumpang Garuda Dinilai Mengganggu Arus Mudik

SELASA, 12 JUNI 2018 | 04:17 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Maskapai penerbangan plat merah Garuda dinilai gegabah dalam memlih waktu proses perbaikan infrastruktur IT sistem Altea Amadeus.

Hal ini didasari informasi yang beredar bahwa pihak Garuda akan melakukan perbaikain infrastruktur jaringan IT dan pendaftaran penumpan atau check in dilakukan menjelang arus mudik.

Ketua Forum Jurnalis Jakarta, Akhmad Yuslizar menilai manajemen Garuda harusnya menunda perbaikan infrastruktur sistem check in penumpang menjelang mudik. Sebab jika ada kesalahan bisa memunculkan eror sistem yang mengganggu penerbangan.


"Terlalu gegabah jika perbaikan benar-benar dilakukan. Kami mendapatkan data perubahan sistem check ini dilakukan pada tanggal 11, 13, 15, 19, 21, 26 dan 28 juni," ungkap Yos sapaan akrab Akhmad, Senin (11/6).

Menurutnya, proses perbaikan tersebut sangat beresiko bagi penerbangan. Ia juga heran pihak Garuda tidak melakukan perbaikan jauh hari sebelum arus mudik.

"Proses ini bisa berimplikasi gangguan pada reservasi dan juga pada inventory. Belum lagi pada history penerbangan, DCS history. Harusnya ditunda dulu lah, " ucapnya.

Yos menghimbau agar manajemen Garuda fokus pada persoalan-persoalan yang bisa mengganggu arus mudik lebaran dan bukan menambah persoalan baru yang mengganggu arus mudik dan balik lebaran.

"Ingat perubahan sistim pada IT sangat berdampak jika tidak dilakukan secara profesional," jelas Yos. [nes]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya