Berita

Foto: Ist

Advertorial

Kementerian PUPR Siagakan 588 Posko Sapta Taruna Dan Layanan Informasi

SENIN, 11 JUNI 2018 | 02:59 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) tidak hanya menyiapkan infrastruktur jalan, mobil toilet umum dan fasilitas pendukung lainnya.

Kemen PUPR juga telah menyiapkan layanan informasi dan pengaduan yang dapat diakses melalui website, call center, whatsapp maupun aplikasi jalan kita. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2018.

"Kami berupaya seoptimal mungkin, agar mudik Lebaran 2018 lebih baik dari tahun sebelumnya. Kondisi jalan nasional secara umum sudah 90 persen dalam kondisi mantap," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (10/6).


Untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap selama mudik Lebaran 2018, Kemen PUPR telah menyiagakan sebanyak 588 Posko Sapta Taruna yang tersebar di seluruh Indonesia. Posko tersebut memiliki fasilitas tempat istirahat, air minum, mushola dan alat berat untuk antisipasi kerusakan jalan akibat bencana alam.

Informasi mengenai lokasi-lokasi Posko Sapta Taruna dapat diakses melalui website http://pu.go.id/mudik2018 yang juga dapat diakses melalui telepon selular. Selain itu juga terdapat layanan live streaming untuk mengetahui kondisi lalu lintas dari hasil pantauan CCTV yang dipasang dibeberapa lokasi dan dukungan mobil streaming monitoring system (SMS) yang terkoneksi dengan modem satelit sehingga bisa melaporkan secara real time.

Para pemudik juga dapat meminta informasi kondisi jalan atau melaporkan apabila menemui jalan nasional yang mengalami kerusakan melalui nomer telepon 0812-8383-5757. Informasi dan pengaduan kondisi jalan juga dapat melalui "aplikasi jalan kita" yang dapat diunduh di IOS maupun Android.

Kemen PUPR juga melakukan pemantauan kepadatan lalu lintas melalui Sistem Informasi Dini Lalu Lintas (Sindila) yang terdiri dari sensor alat penghitung volume lalu lintas. Sensor ditempatkan di Tol Cipali, Jalan Soekarno Hatta Bandung dan Rancaekek. [nes]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya