Pengurus Pusat Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (PP Madani) telah melangsungkan Pelatihan Instruktur Nasional Cara Cepat Baca Kitab Kuning Metode Al-Muallim di Pondok Pesantren Al-Hikam Kukusan Beji, Depok, Jawa Barat.
Ketua Umum PP Madani, Idy Muzayyad menjelaskan, "Metode Al-Muallim†adalah salah satu metode yang dapat mempermudah seseorang untuk cepat membaca kitab dan akan di bimbing langsung oleh pengarangnya.
"Metode Al-Muallim ini dapat membantu seseorang untuk cepat membaca kitab kuning. Sehingga yang bersangkutan dapat mempelajari agama pada sumbernya karena ilmu alatnya sudah mereka tahu,†Kata Idy melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (9/6).
Dia mengatakan, mempelajari dan mengamalkan kandungan kitab kuning bukan hanya tanggung jawab kalangan pesantren atau santri, melainkan masyarakat umum. Karenanya, PP Madani menilai penting hal ini dan akan melakukan pelatihan instruktur di seluruh provinsi se-Indonesia.
"Target kami tahun ini melatih 1000 orang. Yang berlangsung sekarang ini adalah melatih tim instruktur nasional yang akan siap turun ke daerah setelah lebaran†terang Idy.
Sekretaris Umum PP Madani Syarifuddin menambahkan, salah satu yang menjadikan lahirnya pemahaman radikalisasi keagamaan adalah semangat beragama yang tinggi tanpa di dasari pengetahuan agama yang mumpuni.
Menurutnya, pemahaman radikalisasi keagamaan muncul di tengah generasi muda dikarenakan mempelajari agama tidak dari sumbernya. Karenya, mereka mudah di doktrin dan di arahkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
"Mereka menilai dirinyalah paling benar, pada hal jika mereka mau belajar akan menghasilkan pemahaman yang moderat,†ujar Syarifuddin.
"Madani akan berupaya semaksimal mungkin untuk terlibat dan memberikan kontribusi dalam mengawal dan menjaga NKRI dari pemahaman-pemahaman radikalisme termasuk dengan melatih dan menyiapkan instruktur 1000 orang yang paham cara cepat baca kitab kuning dengan metode Al-Muallim,†sambungnya.
[sam]