Berita

Foto:Net

Nusantara

Gabungan BUMN Antar 206 Ribu Pemudik Ke Kampung Halaman

SABTU, 09 JUNI 2018 | 12:19 WIB | LAPORAN:

. Menteri BUMN Rini Soemarno resmi melepas keberangkatan mudik lebaran gratis Mudik Bareng BUMN 2018, di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (9/6).

Rangkaian bus yang dilepas Menteri Rini menuju ke beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain moda transportasi darat, BUMN memberangkatkan para pemudik lewat jalur laut dan pesawat terbang. Tahun ini totalnya pemudik yang diberangkatkan 206 ribu orang.


"Tahun ini sinergi BUMN betul-betul dapat terlaksana dengan baik sehingga program mudik bareng kita dapat membawa masyarakat ke tujuan masing-masing, 206 ribu pemudik. Itu terdiri dari transportasi darat bus, kereta api, dan pesawat," ujar Rini.

Dari 206 ribu pemudik, Rini menyampaikan bukan hanya memulangkan warga yang dari Jakarta saja namun juga memfasilitasi warga kota-kota besar di Indonesia yang juga masuk dalam cakupan mudik bareng BUMN.

Tahun depan diharapkan perluasan daerah mudik bareng ini semakin luas. Tidak hanya dari Jakarta ke Jawa Tengah atau Jawa Timur tapi juga berbeda pulau.

"Kalau yang kapal dari Kalimantan ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sehingga kali ini sangat menggembirakan insyAllah tahun depan seluruh Indonesia bisa kita fasilitasi kita berikan kesempatan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Jadi kita juga coba memfasilitasi mereka gitu jadi dari barat ke timur timur ke barat dari selatan ke utara dari utara ke selatan gitu," tambah Rini.

Rini menambahkan moda transportasi bus untuk mudik bareng masih mendominasi dari kereta api, kapal laut, pewasat. Karena jarak antara pemberhentian bus ke rumah pemudik mudah dijangkau dan inilah alasan kenapa masyarakat masih menggunakan bus.

"Moda yang paling banyak itu bus, itu 3.490 bus ya. Kita juga programnya Jasa Raharja ini memberikan asuransi," tutup Rini.

Dari 143 perusahaan BUMN baru 62 perusahaan yang ikut aktif dalam acara Mudik Bareng BUMN. Diharapkan tahun berikutnya seluruh perusahaan dapat ikut serta. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya