Berita

Politik

BP7 Atau BPIP, Keledai Jatuh Di Lubang Yang Sama..

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 19:01 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebetulnya, inisiatif pemerintah mendirikan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sama saja dengan mengulangi kesalahan Orde Baru membuat BP7.

BP7 adalah Badan Pembina Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila yang tugasnya menafsirkan Pancasila di zaman pemerintahan Soeharto.

"Perumusan pemahaman Pancasila itu penting, tapi keberadaan lembaganya harus ditinjau ulang, jangan sampai seperti BP7 dulu zaman Orba yang akhirnya gagal," ujar pakar hukum, Prof. Hafid Abbas, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/6).


Menurut dia, pola pembinaan yang dibangun BP7 zaman dulu cenderung satu arah dan homogen. Ia yakin penyeragaman Pancasila dengan pendekatan seperti itu lebih berpotensi pada kegagalan.

"Kalau sekarang ada BPIP, ini seperti keledai yang jatuh di lubang yang sama dengan BP7 dahulu," sindir mantan Ketua Komnas HAM itu.

Tegas dia, BPIP lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya. Karakteristik BPIP pun bisa dikatakan hampir sama dengan BP7.

"Kalau pemahaman Pancasila secara kelembagaan itu ada di setiap lembaga, bukan dipusatkan kayak BP7 dan BPIP sekarang," ujar Hafid Abbas. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya