Berita

Nusantara

Redistribusi Aktivitas Pemudik Di 2018 Tembus Rp90 Triliun

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 18:28 WIB | LAPORAN:

Momen hari raya Idul Fitri harus bisa menggerakkan ekonomi sektor riil di daerah yang menjadi tujuan pemudik. Pendapatan masyarakat yang biasanya terakumulasi di kota, bakal mengalir ke sana.

Presidium Nasional KAHMI dan Founder KAHMIPreneur Kamrusammad menuturkan, dari data yang didapatkannya, angka pemudik tahun kemarin mencapai 30 juta orang. Sehingga ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sebanyak 27 juta pemudik.

Dengan demikian, redistribusi pendapatan hasil aktivitas para pemudik pada momen Lebaran sekitar Rp90 triliun.


"Dana itu mengalir dari pembayaran zakat, transportasi, konsumsi, belanja dan yang lainnya," tuturnya dalam siaran pers, Jumat (8/6).

Kamrussamad mengharapkan dalam mudik ada Proses transfer knowledge tentang jiwa entrepreneur kaum urban selama ini hidup dikota dengan kompetisi dalam menciptakan kemandirian ekonomi kepada keluarga di desa. Sehingga, terjadi redistribusi aset pendapatan dan redistribusi pengetahuan entrepreneur.
 
Selain itu, meningkatnya arus mudik dan adanya jaminan pelayanan optimal transportasi mudik dinilai bakal membawa perekonomian daerah akan membaik. Serta meningkatnya transaksi perdagangan di seluruh Tanah Air sejalan dengan bertambah besarnya peredaran uang.

Dia menambahkan, momentum mudik lebaran harus digunakan untuk pengembangan potensi riil. Pasalnya hal tersebut untuk menggerakkan perekonomian lokal.

Dia juga berharap kesadaran pemudik harus ditingkatkan untuk menumbuhkan investasi di daerah masing-masing melalui peningkatan investasi sebagian dana yang dibawa ke desa untuk kegiatan-kegiatan produktif di sektor UMKM, industri rumahan, peternakan.

"Jadi sebenarnya momen mudik bisa dimanfaatkan untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi lokal," tegasnya.

Untuk itu, dirinya meminta pemerintah untuk bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam menjaga investasi lokal yang tentunya memanfaatkan ekonomi lebaran untuk mengembagkan ekonomi daerah.

Oleh karenanya, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik maka pemerintan diminta meningkatkan kualitas layanan sarana dan prasarana pendukung kegiatan ekonomi.

Seperti pasar, pertokoan, pujasera, jalan, perlu terus ditingkatkan peran serta kalangan swasta dalam mendukung penyelenggaraan berbagai event atau media promosi daerah. Sekaligus membantu penyebaran hingga ke berbagai pusat-pusat keramaian atau tempat-tempat wisata yang menjadi tujuan para pemudik. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya