Berita

Politik

Barak PKPI Tidak Boleh Kalah Dari Terorisme

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 15:16 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Pengamat Politik The Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menyambut baik berdirinya organisasi kepemudaan Barisan Kepemudaan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (Barak PKPI).

"Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Berdirinya Barak PKPI ini isinya pemuda yang kuat, tangguh, nasionalis dan bukan pemuda yang suka menyebarkan berita hoax," kata Karyono dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Jumat (8/6).

Dikatakan dia, semua organisasi atau partai politik memiliki organisasi kepemudaan dan jika dihitung hampir ribuan. Hal ini menandakan bahwa peran pemuda sangat dibutuhkan di era milineal.


Lebih lanjut, Karyono menyebutkan bahwa gerakan radikalisme dan terorisme saat ini justru mengandalkan teknologi media sosial. Peneliti senior itu mengingatkan agar Barak PKPI bisa mengkaji fenomena tersebut.

"Barak PKPI jangan kalah dengan terorisme dan radikalisme. Barak PKPI harus lebih radikal tapi radikal yang positif dalam menjaga keutuhan NKRI dan memperjuangkan nasib masyarakat kecil," sebutnya.

Karyono menyarankan pola gerakan pemuda yang digawangi Barak PKPI harus bisa di upgrade dan dievaluasi besar-besaran untuk melawan gerakan radikalisme.

"Barak PKPI harus lebih radikal dalam hal positif dan progresif," tandasnya. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya