Berita

Jaya Suprana

Menghentikan Kemelut Polemik BPIP

JUMAT, 08 JUNI 2018 | 08:33 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MEMPRIHATINKAN, suasana bulan suci Ramadhan diusik polemik tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mendadak merajalela di media sosial akibat desas-desus bahwa gaji para anggota Dewan Pengarah BPIP lebih dari 100 juta rupiah.

Polemik bahkan berkembang menjadi liar sampai merambah ke sana ke mari mulai dari  perlu tidaknya BPIP dihadirkan sampai merangsek masuk ke ranah pribadi.

Demokrasi
Menurut pendapat saya pribadi selama berpendapat belum dilarang undang-undang di Indonesia yang pada masa Orde Reformasi menganut paham demokrasi, sebenarnya wajar apabila ada yang pro dan kontra terhadap BPIP.

Menurut pendapat saya pribadi selama berpendapat belum dilarang undang-undang di Indonesia yang pada masa Orde Reformasi menganut paham demokrasi, sebenarnya wajar apabila ada yang pro dan kontra terhadap BPIP.

Wajar pula bahwa pihak yang kontra kemudian berdebat dengan pihak yang pro. Namun tidak wajar apabila perdebatan kemudian berlarut-larut seolah tak kenal batas sampai bahkan berkembang simpang-siur ke sana ke mari sampai merambah masuk ke ranah pribadi para anggota Dewan Pengarah BPIP.

Masalah perdebatan masuk ranah pribadi tersebut memprihatinkan lubuk sanubari saya. Kebetulan saya pribadi meyakini bahwa para tokoh anggota Dewan Pengarah BPIP seperti Megawati Sukarnoputeri, Tri Sutrisno, Mahfud MD, Syafii Maarif, Said Aqil Siradj sebagai para tokoh nasional dengan rekam jejak kredibilitas pengabdian bagi negara, bangsa dan rakyat Indonesia yang tidak perlu diragukan lagi.

Presiden

Pada hakikatnya kemelut polemik tentang BPIP dapat dihentikan bukan oleh mereka yang berdebat, namun hanya oleh pihak yang berhak serta berwenang meresmikan BPIP sebagai lembaga negara.

Dapat diyakini bahwa pihak yang meresmikan BPIP pasti memiliki  dasar alasan yang kuat serta konstitusional untuk meresmikan BPIP sebagai lembaga negara.  

Insya Allah, Presiden Jokowi sebagai pihak yang berwenang menandatangani keputusan membentuk BPIP serta melantik para anggota pengurus BPIP berkenan secara tegas dan lugas memaklumatkan pernyataan resmi tentang latar belakang pembentukan BPIP termasuk sistem penggajian para anggota Dewan Pengarah serta Pelaksana BPIP demi secepatnya menghentikan kesimpang-siuran kemelut polemik berkepanjangan tentang BPIP. [***]


Penulis adalah rakyat Indonesia yang mendambakan Pancasila bukan diperdebatkan namun diwujudkan menjadi kenyataan peradaban bangsa Indonesia



Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

UPDATE

AKBP Didik Konsumsi Serbuk Haram sejak 2019

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:10

Anggaran Pendidikan Bisa Dioptimalkan Tanpa Direcoki MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 04:08

THR di Jakarta Harus Cair Paling Lambat Dua Pekan sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:25

Ibnu Muljam, Pembunuh Ali yang Hafal Al-Qur'an

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:11

PDIP Sesalkan MBG Sedot Dana Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 03:01

Ubunubunomologi

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:34

MBG Sah Pakai Anggaran Pendidikan

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:11

Golkar Dukung Impor 105 Ribu Mobil India Ditunda

Kamis, 26 Februari 2026 | 02:00

Arief Poyuono: Megawati Dukung Program MBG

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:25

Aksi Anarkis Mahasiswa di Polda DIY Ancam Demokrasi

Kamis, 26 Februari 2026 | 01:23

Selengkapnya