Berita

Foto/RMOLJateng

Nusantara

Berebut Air, Pria Paruh Baya Nekat Cangkul Punggung Tetangga

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 21:32 WIB | LAPORAN:

MW (58) warga Desa Pegandekan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga nekat mencangkul punggung Kusnen (45) lantaran berebut aliran air di sawah.

Kapolsek Kemangkon Pubalingga AKP Siswanto menjelaskan awalnya kedua warga Desa Pegandekan melakukan aktivitas seperti biasa di sawah. Namun keduanya cekcok gara-gara pengairan.

Mereka, sambung Siswanto berebut air untuk mengairi sawah masing-masing.


"Saat korban hendak menutup saluran air tiba-tiba pelaku (MS) memukul korban (Kusnen) dengan cangkul di bagian punggung. Usai beraksi kemudian pelaku pergi meningalkan korban yang terluka," ujarnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (7/6).

Kusnen yang mengalami terluka diselamatkan warga yang melihat dan melaporkan kejadian ke Polsek Kemangkon. Anggota Polsek yang datang ke lokasi langsung menolong dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Korban mengalami luka robek pada punggung dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Usai pengobatan, korban melaporkan kejadian penganiayaan ke Polsek Kemangkon," ujar Siswanto.

Lebih lanjut Siswanto menjelaskan, berdasarkan laporan korban, anggota Polsek Kemangkon melakukan penangkapan pelaku di rumah dan langsung menggelandangnya ke Polsek. Saat dimintai keterangan, tersangka mengakui semua perbuatan yang dilakukan di persawahan Desa Pegandekan pada Rabu (6/6) sekitar pukul 21.30 WIB.

"Pelaku sudah kita amankan berikut barang bukti satu buah cangkul yang dipakai tersangka untuk memukul korban. Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan secara intensif, kepadanya kita kenakan pasal 351 Ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan," tutup Siswanto. [nes] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya