Berita

Foto: Net

Nusantara

Hasanah Siap Perjuangkan Nasib Buruh

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 18:54 WIB | LAPORAN:

Kesejahreraan buruh menjadi salah satu perhatian pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat nomor urut dua, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah).

Hal ini cukup beralasan lantaran buruh merupakan masyarakat bawah yang menjadi penggerak ekonomi daerah hingga harus mendapatkan kehidupan layak dan sejahtera.

"Pasangan Hasanah sudah menyiapkan program terkait buruh dan ketenagakerjaan, kami akan perjuangkan agar nasib para buruh ini sejahtera," kata Ketua Tim Pemenangan Hasanah, Abdy Yuhana dihadapan ratusan buruh PT Baru dan Jaya di Jalan Satria Raya 1 No. 6 Bandung, Kamis (7/6).


Dalam kesempatan tersebut, Abdy menyampaikan program-program unggulan Hasanah BogaGawe, Jabar Sebeuh, Jabar Cageur, Sakola Gratis, Imah Reumpeug, Turkamling dan Jabarmolotot.com.

Abdy memaparkan, Hasanah juga telah meluncurkan tiga kartu berbeda untuk mendukung program yang disiapkan.

Dari tujuh program unggulan yang digulirkan, tiga diantaranya disosialisasikan dan diperkuat dengan bentuk nyata, yakni Boga Gawe, Jabar Cageur, dan Sakola Gratis.

"Ketiga program ini memiliki kartu yang fungsinya berbeda-beda, namun bertujuan mempermudah masyarakat. Misalnya, Boga Gawe bertujuan untuk memperkuat keahlian masyarakat agar mudah mendapatkan pekerjaan," tutur Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat ini.

Ia menambahkan, dengan kartu BogaGawe ini ditujukan bagi penduduk yang belum punya pekerjaan, yang akan dilatih secara khusus, sehingga kesempatan untuk bekerja bisa 75 sampai 100 persen.

Sedangkan, kata dia, untuk yang sudah bekerja akan mendapat pelatihan khusus dan diberikan sertifikasi yang menunjukkan mereka tenaga kerja profesional.

"Kartu Boga Gawe tidak hanya sekadar memberikan pekerjaan kepada masyarakat. Dengan pelatihan yang diberikan, masyarakat diharapkan bisa mandiri karena dilakukan di lingkungan mereka tinggal," tukas dia.

Selain itu, Hasanah juga memprioritaskan kesehatan warga Jabar. Karena itu, digulirkan pula program Jabar Cageur, yang fungsinya hampir mirip dengan BPJS Kesehatan. Program Jabar Cageur ini akan menjangkau hingga ke pelosok desa.

Nantinya, kata dia, pihaknya bakal meningkatkan puskesmas rujukan di tiap kecamatan. Puskesmas yang ada harus diperbaiki, punya rawat inap, serta ambulans.

"Kita akan proaktif, sehingga seluruh masyarakat miliki kartu Jabar Cageur. Pemerintah Provinsi Jabar harus hadir untuk mewujudkan Jabar terjamin, terjamin sejahtera, terjamin tentram," ujar dia.

Kedatangan tim Hasanah disambut meriah oleh buruh pabrik yang mayoritas perempuan. Para buruh ini rata-rata berasal dari Sumedang, Majalengka, Cirebon dan Indramayu.

"Alhamdulillah, tadi kami menyampaikan program-program Hasanah, sambutannya sangat luar biasa. Tentunya ini menambah optimisme kami nanti di tanggal 27 Juni bakal memenangkan Pilgub Jabar," tandas Abdy.

Sementara itu Direktur Utama PT Baru Dan Jaya, Bambang Nurtanio mengungkapkan sosialisasi pasangan Hasanah ini bertujuan agar para karyawan lebih mengenal calon gubernur yang berkontestasi pada Pilgub Jabar sehingga tak membeli kucing dalam karung.

Secara pribadi ia mengungkapkan memiliki ikatan emosional dengan pasangan Hasanah lantaran baik Kang Hasan atau Kang Anton merupakan orang Sunda asli.

"Pasangan Hasanah ini kan keduanya orang Sunda asli, jadi ada semacam ikatan dan secara hati lebih dekat dengan masyarakat. Mudah-mudahan nanti Hasanah terpilih sehingga dapat membangun Jabar lebih baik dan sejahtera," ujar dia.

Sebagai pengusaha, lanjut Bambang, ia mendambakan keamanan yang kondusif sehingga nyaman dalam menjalankan usahanya.

"Program turkamling Hasanah ini tentunya memberikan jaminan bagi kami para pengusaha untuk bekerja lebih tenang," tandasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya