Berita

Demonstrasi gerakan reformasi/net

Politik

FKSMJ 98: Agenda Perjuangan Harus Fundamental Dan Strategis

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 16:47 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Musuh sesungguhnya dari NKRI adalah gerakan pihak internal maupun eksternal yang tidak ingin persatuan dan kesejahteraan rakyat terjadi di Indonesia.

Eksponen gerakan 98 dari Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ), Sarbini, menyatakan, ragam permasalahan bangsa yang terjadi sekarang seakan sudah mendarah daging puluhan tahun. Maka itu FKSMJ 98 mengagendakan perjuangan fundamental mengembalikan Indonesia kepada cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

"Kami sepakat menyusun kembali agenda-agenda perjuangan bersama yang bersifat fundamental dan strategis, yang dipandang dapat berkontribusi positif bagi perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik," ujar Sarbini dalam keterangan persnya (Kamis 7/6).


Menurut Sarbini, misi kesejahteraan rakyat menjadi nilai dan agenda bersama FKSMJ 98. Untuk itu diperlukan sebuah rencana ideologis sebagai sebuah solusi.

"Diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, yang bersifat ideologis pula. Jangan sampai kita terus jauh tertinggal dengan negara lain," tegasnya.

Setelah bergulat dengan berbagai pemikiran dan ide yang selama ini menjadi kekuatan FKSMJ 98, tambah Sarbini, gagasan transformatif adalah hal penting dalam menyikapi berbagai masalah Indonesia ke depan.

"Gagasan yang menyegarkan bagi hadirnya harapan-harapan baru dan proses ke arah kenyataan-kenyataan baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang jauh lebih baik dan sesuai amanat cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945," ujarnya. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya