Berita

Foto:Net

Nusantara

Ramadhan Tahun Ini, Jumlah Gepeng Dan PMKS Di Jakarta Berkurang

KAMIS, 07 JUNI 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN:

. Memasuki bulan suci Ramadhan selain identik dengan puasa, di DKI Jakarta marak berkeliaran gelandangan pengemis (Gepeng) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Namun, Kepala Dinas Sosial DKI Masrokhan mengatakan pada tahun ini jumlah gepeng dan PMKS menurun intensitasnya.

Pada bulan Ramadhan 2017 jumlah gepeng yang mangkal di beberapa titik di Jakarta mencapai 638 orang, sedangkan pada tahun ini jumlahnya hanya berkisar 250 orang.


"PMKS yang terjangkau menurun 61 persen. Rata-rata tahun 2017, 33-34 PMKS terjangkau per hari, sedangkan di 2018 ini rata suda 13-14 PMKS terjangkau per hari," ujar Masrokhan saat dihubungi redaksi, Kamis (7/6).

Manusia grobak nama lain mereka memang kerap muncul di ibukota pada bulan Ramadhan. Mereka bergerombol dan memadati tempat keramain seperti di kawasan masjid, tempat pemakaman umum, dan perempatan lampu merah.

Masrokhan menuturkan Ramadhan kali ini pihaknya sudah melakukan operasi ke tempat-tempat beradanya gepeng dan PMKS dengan menerjunkan 425 Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) serta menggandeng Satpol PP untuk menjaga ibukota dari serbuan manusia gerobak.

Meski beberapa dari mereka berhasil ditertibkan tidak langsung dipulangkan ke daerah asalnya. Terlebih dahulu pihak Dinsos akan melakukan pembinaan.

"PMKS yang terjangkau tidak langsung dipulangkan tetapi kami beri pelatihan kerja terlebih dahulu, agar pulang ke tempat asal dapat berguna bagi sesama " tutup Masrokhan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya