Berita

Foto: Net

Nusantara

Protes Soal Mutasi, 14 Pegawai PT IJB Malah Dipecat

SELASA, 05 JUNI 2018 | 23:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Nasib tragis dialami 14 pegawai PT Interkos Jaya Abadi (IJB) yang harus kehilangan pekerjaannya saat menghadapi Hari Raya Idul Fitri. Mereka dipecat perusahaan distributor kosmetika itu karena memprotes soal mutasi pekerjaan ke Kota Medan, Sumatera Utara.

Untuk menuntut keadilan, mereka kemudian menggelar unjuk rasa di depan gerbang PT IJB yang berlokasi di Jalan Indikarya II Blok G No 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (5/6).

"Perusahaan kami minta mengembalikan hak-hak 14 pegawai yang dipecat sepihak sejak 3 Mei lalu," kata Toni, Federasi konstruksi umum dan informal (FKUI) perwakilan dari PT IJB.


Pemecatan 14 pegawai itu bermula saat mereka mendadak dimutasi ke Medan pada 19 April 2018. Saat berangkat mereka hanya dibekali masing-masing selembar tiket pesawat.

Sementara untuk urusan akomodasi, tempat tinggal, fasilitas penunjang dan biaya hidup selama di Medan diabaikan perusahaan.

“Biaya hidup keluarga yang ditinggalkan ke-14 pegawai yang dimutasi itu juga tidak menjadi hitungan perusahaan," ujar Toni.

Di tengah keresahan itulah, mereka kemudian meminta manajemen perusahaan untuk berunding.

"Tapi bukannya berunding, mereka justru dipecat sepihak," cetus Toni.

Selain masalah pemecatan, menurut Toni, PT IJB juga melakukan sederet pelanggaran. Diantaranya perusahaan itu tidak membayar sesuai UMP DKI Jakarta.

"Kalau masalah ini tidak diselesaikan, kami akan menempuh upaya hukum secara pidana dan perdata," tegas Toni. [ian]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya