Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Anies-Sandi Harus Tangani PKL Parcel Di Cikini

SELASA, 05 JUNI 2018 | 17:11 WIB | LAPORAN:

Jelang hari raya Idul Fitri 2018, banyak sekali pernak-pernik yang dijajakkan untuk oleh-oleh kerabat dan saudara, salah satunya parcel.

Hal ini membuat pedagang kaki lima (PKL) penjual parcel memanfaatkan trotoar demi menjual dagangan mereka.

Tentu saja hal ini melanggar, karena trotoar diperuntukkan untuk pejalan kaki. Anggota Komisi B DPRD DKI William Yani mengakui hal tersebut dan mendesak Pemprov untuk cepat turun tangan dalam menangani kasus ini.


"Jadi menurutku gini, dari pada mereka tidak ada yang mengatur, lebih baik pemerintah (Pemprov DKI) harus segara turun tangan untuk mengatur mereka supaya tidak menggangu para pejalan kaki di daerah ini, kalo tidak diatur nanti akan semerawut," kata Yani saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/6).

Diketahui, ratusan PKL penjual parcel sudah memadati trotoar sepanjang jalan Pegangsaan Timur, di depan Stasiun Kereta Cikini, Jakarta Pusat. Hal tersebut akibatnya mengganggu para penumpang KRL yang harusnya berjalan di atas trotoar, menjadi berjalan keluar sedikit dan berada di jalan raya.

Seperti diketahui di tahun 2016-2017, pedagang musiman parcel ini sudah ditertibkan dan ditidak diperkenakan berjualan diatas trotoar di era Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dengan mensterilkan daerah Cikini dari PKL.

Namun, di era Anies-Sandi hal ini terulang kembali. Banyak masyarakat yang mengeluhkan dengan adanya pedagang di trotoar, terutama mereka yang menggunakan jasa KRL. [fiq]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya