Berita

Pertahanan

Keberadaan Teroris Sudah Terlacak Densus 88, Masyarakat Jangan Khawatir

SELASA, 05 JUNI 2018 | 16:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah memetakan seluruh sel kelompok teroris yang ada dan tersebar di seluruh Indonesia.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, masyarakat tak perlu khawatir dengan aksi penangkapan terduga teroris yang dilakukan Densus 88.

"Kami enggak mau bikin publik jadi galau karena adanya titik-titik sel (terorisme) yang ada," ujar dia di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/6).

Tito menjelaskan, Polri tak perlu merincikan dari mana kelompok teror itu dan berapa jumlahnya kepada media dan publik, selama tak mengancam keamanan masyarakat luas. Polri hanya akan memantau keberadaan mereka.

"Saya tidak akan menyampaikan itu kepada publik, yang jelas kami mengidentifikasi ada penyebaran (sel teroris) hampir disemua wilayah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Tito menuturkan penyebaran ideologi terorisme cepat menular di lingkungan masyarakat akibat pengaruh perkembangan teknologi terutama pemanfaatan internet disinyalir menjadi sarana penyebaran radikalisme.

"Karena memanfaatkan wilayah dan internet itu, tidak perlu crosing bergerak langsung ke wilayah, jadi itu penyebarannya," tandasnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya