Berita

Tito Karnavian/Net

Pertahanan

Kapolri: Waspadai Kelompok Teror Yang Bergerak Saat Bulan Ramadhan

SELASA, 05 JUNI 2018 | 13:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengingatkan jajarannya agar tetap menjaga kewaspadaan terhadap kelompok jaringan teror yang akan bergerak saat bulan suci ramadhan.

Menurut Tito, ramadhan tidak jadi alasan kelompok teror untuk berhenti bergerak, sebab mereka memiliki idiologi yang berbeda.

"Idelologi tersendiri itu justru menganggap bulan ramadhan adalah bulan amaliyah," kata Tito usai melakukan video conference di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/6).


Mereka, sambung Tito, menganggap jika aksi dilakukan di bulan suci ramadhan mendapatkan pahala yang lebih besar dibanding menjalankan aksi pada bulan lainya.

"Bukan justru diam pas bulan ramadhan," imbuhnya.

Jenderal kelahiran Palembang Sumatera Selatan ini mencontohkan, aksi teror di depan Kedutaan Besar Australia pada 2004. Kemudian peristiwa bom Bali II pada 2005 yang meledak di dua lokasi yakni Kuta dan Jimabaran. Kedua peristiwa itu dijalankan pada bulan ramadhan.

Pasca terjadinya kesuruhan di Rutan Cabang Salemba di Mako Brimob, Densus, kata Tito telah melakukan penindakan alias menangkap 96 orang terduga teroris yang 14 diantaranya tewas ditembak lantaran melawan.

"Kita semua bekerja keras baik jajaran Polri dan TNI untuk mendeteksi dan menekan terutama jaringan JAD," pungkas Tito.  [nes]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya