Berita

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto

Pertahanan

Panglima TNI: Lawan Radikalisme Dengan Meningkatkan Wawasan

SENIN, 04 JUNI 2018 | 21:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Radikalisme dapat dicegah lewat peningkatan kepedulian warga masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Selain itu,  lewat pengembangan cara pikir dan wawasan seluas-luasnya.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di depan sekitar 2000 orang keluarga besar TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang mengikuti Safari Ramadhan 1439 bersama Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, di Korem 043/Garuda Hitam, Bandar Lampung, Senin (4/6).

Dikatakan Panglima TNI, ayat pertama Al Qur’an memerintahkan umat muslim untuk membaca (iqro) dan berusaha mengembangkan ilmu pengetahuan serta memahami agama Islam secara sempurna.


Hadi mengajak seluruh keluarga besar TNI-Polri, tokoh agama dan tokoh masyarakat bersatu menjaga NKRI. Ia tegaskan, Indonesia tidak boleh terpecah belah seperti wilayah di belahan dunia yang mengalami konflik hebat.

"Jangan terjebak pada pemahaman sempit yang justru bertentangan dengan perintah agama. Kita harus bahu membahu untuk  memberi pemahaman yang positif dan merangkul seluruh komponen bangsa, mengambil tindakan preventif untuk mencegah radikalisme dan terorisme," kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Ia meminta bangsa Indonesia tidak takut dan lengah terhadap radikalisme.

"Paham radikalisme ada di sekitar kita. Untuk itu, masyarakat luas, aparat TNI dan Polri serta tokoh masyarakat harus membendung paham tersebut yang dapat berujung pada anarkisme dan aksi-aksi terorisme," jelasnya.

Hadi juga meminta para orang tua untuk menjaga anak-anak mereka dari pengaruh radikalisme yang tumbuh subur di media sosial. Di samping itu, Panglima TNI juga mengatakan bahwa Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah bibit-bibit radikalisme.

Terkait agenda-agenda besar yang akan diadakan di Indonesia, seperti Asian Games ke-18, Pilkada Serentak 2018 dan Pemilihan Umum 2019, Panglima TNI mengatakan kesuksesannya sangat bergantung pada situasi keamanan nasional.
 
Kegiatan buka puasa bersama di Korem 043/Garuda Hitam diisi dengan ceramah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) K.H. Ma’ruf Amin, dilanjutkan salat maghrib, Isya dan Taraweh berjamaah, serta pemberian santunan kepada Anak Yatim Piatu dan Warakawuri TNI-Polri. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya