Berita

Foto: DPP HA IPB

Bisnis

Antisipasi Krisis Ekonomi, HA IPB Siap Berbagi Kesejahteraan

MINGGU, 03 JUNI 2018 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (DPP HA IPB) berkomitmen untuk berbagi kesejahteraan.

Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pengurus Pusat DPP HA IPB, Sonhaji usai acara buka puasa bersama di Masjid Alumni IPB Bogor, Sabtu petang (2/6).

"Kondisi (ekonomi) makin memprihatinkan. HA IPB wajib berbagi kesejahteraan," kata Sonhaji.


"Nilai tukar rupiah runtuh, masih 14 ribuan (per dolar AS). Sementara struktur masyarakat terjadi polarisasi," lanjutnya.

Menurutnya, polarisasi masyarakat ini di mana komposisi masyarakat antara yang kaya dengan yang miskin nyaris sama. Berdasar pengeluaran 2 dolar AS per hari berarti sekitar setengah penduduk Indonesia masih miskin.

Ia pun menekankan, berbagi kesejahteraan HA IPB ini bukan sekedar gerakan moral, namun aksi nyata.

"Antisipasi kemungkinan krisis (ekonomi), HA IPB siap masif kumpulkan dana dari para alumni yang sejahtera. Dan itu juga menjalankan perintah agama di mana melarang untuk menumpuk-numpukan kekayaan," kata Sonhaji yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Nasional itu sebagaimana rilis tertulis yang diterima redaksi, siang ini (Minggu, 3/6).

Dana alumni IPB itu, sambung dia,  seperti jaminan pengamanan sosial yang akan digunakan untuk bantuan langsung kepada masyarakat miskin, beasiswa untuk mahasiswa miskin, dan untuk menopang Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM).

Sementara itu, Guru Besar IPB, KH. Didin Hafidhuddin dalam ceramah sebelum berbuka puasa, mengingatkan, ketika mereka kaya bukan untuk kemewahan hidupnya tetapi untuk berinfak.

“Utsman bin Affan itu (sahabat Nabi Muhammad) pedagang yang kaya tetapi rumahnya biasa saja, tidak terlihat unsur kemewahannya. Tapi ketika sekali berinfak 100 ekor unta. Satu ekor unta itu 50 juta, berarti sekali berinfak 5 miliar," kata Didin.

Acara Buka Bersama HA IPB juga diisi pemberian santunan anak yatim dan makanan buka puasa. Terkumpul sebelumnya infak dari para alumni IPB masing-masing sebesar Rp 50,75 juta untuk santunan anak yatim dan 14,175 juta untuk makanan buka puasa. [wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya