Berita

Foto:RMOL

Politik

Penggerudukan Kader PDIP Di Kantor Radar Bogor Bertentangan Dengan Pancasila

SABTU, 02 JUNI 2018 | 12:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Kader PDIP kembali mendatangi kantor redaksi Radar Bogor, Jumat siang (1/6). Sehari sebelumnya terjadi penggerudukan terhadap kantor Radar Bogor yang dilakukan kelompok yang mengatakan PDIP Bogor.

Aksi yang dilakukan bertepatan dengan hari lahir Pancasila kemarin didampingi tokoh PDIP termasuk di antaranya Anggota DPR RI dari PDIP Rieke Diah Pitaloka.

"Kami menyesalkan kepolisian belum mengusut tuntas penggerudukan yang pertama sehingga aksi serupa terulang lagi," kata Ketua Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jakarta, Adi Briantika saat menggelar aksi di Bunderan HI, Jakarta, Sabtu (2/6).


Menurutnya, tindakan tersebut sudah melanggar hukum dan mengancam kebebasan pers. Aksi kekerasan yang dilakukan oleh kader PDIP ini berawal dari keberatan headline Radar Bogor yang berjudul "Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 112 Juta".

Atas peristiwa itu, aksi di Bunderan HI ini mendesak pimpinan PDIP untuk menyerukan kader dan simpatisannya agar berhenti melakukan penggerudukan. Selanjutnya kader yang terbukti melakukan pelanggaran hukum diberikan sanksi terberat.

"Perbuatan intimidasi dan pengrusakan alat-alat kantor merupakan pelanggaran hukum dan jelas bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang baru kita peringati 1 Juni kemarin," tandasnya.

Sangat ironis ketika PDIP yang saat ini menggelorakan Pancasila namun tindakannya justru melanggar Pancasila dengan adanya penggerudukan itu.

"Sangat aneh mereka yang menggeruduk berteriak membela Pancasila, ya kita insan pers juga menjunjung Pancasila," pungkasnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya