Berita

Ari Chandra Kurniawan/RMOL

Nusantara

Gerakan Sadar Kaya: Bangsa Ini Beramai-ramai Khianati Pancasila

JUMAT, 01 JUNI 2018 | 22:07 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Inisiator Gerakan Sadar Kaya, Ari Chandra Kurniawan menyatakan kondisi bangsa saat ini telah beramai-ramai mengkhianati Pancasila.

“Kita sekarang pakainya demokrasi ya, itu bertolak belakang dengan Pancasila. Kalau kita tarik akarnya Pancasila itu kan dari kitab suci, tapi kalau demokrasi pemikiran manusia,” ucap Archan biasa disapa di Gedung JDC, Jakarta, Jumat (1/6).

Akibatnya kata dia, sila pertama sudah berubah ke arah liberal, sila kedua menjadi HAM, di mana LGBT masuk di dalamnya, dan sila ketiga telah dikebiri oleh otonomi daerah.


Ia menambahkan, sila keempat yang seharusnya musyawarah dengan hikmat kebijaksanaan menjadi one men one vote.

“Jadi suara one men one vote bukan suara hikmat kebijaksanaan,” katanya.

Begitupun di sila kelima, menurutnya rasa keadilan sosial tidak pernah dirasakan oleh bangsa Indonesia karena sila pertama hingga keempat tak dijalankan.

“Kalau di demokrasi identik dengan kapitalisme, sehingga keadilan tidak pernah ada,” pungkas dia. [fiq]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya