Berita

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Putria, dan Jenderal Pol Tito Karnavian/Puspen TNI

Pertahanan

Panglima TNI Dan Kapolri Dianugerahi Gelar Raja Penjaga NKRI

KAMIS, 31 MEI 2018 | 10:35 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Masekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dianugerahi gelar Raja Penjaga NKRI oleh Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara, Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Putria.  

Pemberian gelar untuk kedua petinggi TNI-Polri itu berlangsung di Makorem 164/WB, Jl. Lingkar Selatan No. 99, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, kemarin (Rabu, 30/5).

Panglima TNI mendapat gelar Raja Pemban Agung Yudhe Negare dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Ayuning Jagat dan Kapolri yaitu Pating Lage Muter Jagad dan Keris Pusaka Dirte Yudhe Muter Jagat.


Gelar ini dimaksudkan pengukuhan sekaligus pengakuan masyarakat Lombok, khususnya bahwa Panglima TNI merupakan pemimpin dalam menjaga kedaulatan dan kemartabatan negara baik dari dalam maupun luar negeri.

Sedangkan gelar yang diberikan kepada Kapolri yakni sebagai pemimpin tertinggi dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat seluruh nusantara.

Pemberian gelar tersebut dilakukan saat kedua petinggi TNI dan Polri berkunjung ke Pulau Lombok dalam rangka Safari Ramadhan. Ini merupakan penghargaan yang tertinggi kepada kedua pejabat TNI-Polri sesuai dengan bidangnya.

Dalam petuah Sasak tentang menjaga keamanan yang berbunyi Peririq Bale Langgak Gubuk Gempeng Bumi pair memiliki arti bersama-sama dalam menjaga tanah air.

Masyarakat Sasak sesuai dengan peninggalan leluhur bahwa dalam rangka menjaga keamanan itu harus bersinergi antara pemimpin dengan masyarakat, tanpa kebersamaan dan sinergitas mustahil keamanan dapat terwujud.

Penganugerahan tersebut ditandai dengan pengalungan selendang dan hand bouquet yang disaksikan di antaranya, Ketua Umum Dharma Pertiwi Nanny Hadi Tjahjanto, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Dan Kops Brimob Irjen Polisi Rudi Sufahriadi dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto. [wid]

 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya