Berita

Bisnis

Uang Teman Terus Edukasi Masyarakat Tentang Fintech Lending

KAMIS, 31 MEI 2018 | 05:20 WIB | LAPORAN:

. PT Digital Alpha Indonesia (Uang Teman) selaku start up pertama yang menyediakan platform pinjaman mikro di Indonesia terus memperkuat komitmen dalam mengedukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, pelaku UMKM terkait industri fintech lending dan produk.

Salah satunya dengan menggelar roadshow sosialisasi fintech lending Uang Teman di 12 kota di seluruh Indonesia.

"Acara sosialisasi menjadi penutup dari rangkaian acara sosialisasi yang telah terlaksana di Malang, Surabaya, Makassar, Semarang, Balikpapan, Yogyakarta, Palembang, Lampung, Bali, Bandung, dan Jambi. Dengan roadshow sosialisasi ini kami berharap dapat meningkatkan finansial literacy dari masyarakat terkait dengan pemahamaan fintech lending," jelas Aidil Zulkifli selaku chief executive officer Uang Teman kepada redaksi, Kamis (31/5).


Menurut Aidil, selain memberikan pemahaman mengenai keterbukaan informasi terkait resiko pengguna pada fintech lending, pihaknya juga berharap masyarakat dapat lebih memahami fungsi dan tujuan dari fintech lending. Di mana, Uang Teman memberikan alternatif pilihan dan kemudahan akses finansial untuk masyarakat sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

Sementara itu, M. Ajisatria Sulaiman selaku executive director Fintech Indonesia mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan sosialisasi karena akan semakin menambah wawasan dan pemahaman masyarakat mengenai fintech lending di Indonesia. Serta bagaimana perannya dalam membantu kebutuhan finansial masyarakat.

"Karena selama ini masyarakat masih banyak yang mengalami mispersepsi tentang apa itu fintech lending. Dalam melakukan kegiatan usahanya, UangTeman telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan," jelasnya.

Aji menambahkan, untuk memastikan keamanan dari sisi teknologi informasi di seluruh aspek layanan pinjaman, Uang Teman telah secara resmi mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001 di bidang Sistem Manajemen Keamanan Informasi Untuk Layanan P2P Lending.

"Sertifikat ini menjadikan Uang Teman sebagai penyelenggara P2P Lending pertama yang memperoleh sertifikat sistem nanajemen keamanan informasi. Yang mana sertifikat ini tidak hanya berpusat pada aspek teknologi informasi atau pusat data saja tetapi mencakup keseluruhan aspek layanan pinjaman Uang Teman," imbuhnya.

Uang Teman sendiri merupakan produk layanan finansial yang bertujuan meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air. Sebuah produk inisiatif karya anak bangsa yang berusaha memberikan alternatif akses finansial untuk masyarakat selain lembaga keuangan yang telah ada. Sejak 2015, produk Uang Teman telah banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti modal UMKM, dana pendidikan, dana kesehatan dan dana talangan harian.

Selama tiga tahun, Uang Teman telah melayani nasabah yang tersebar di 14 kota di Indonesia yaitu Jakarta, Jambi, Palembang, Lampung, Balikpapan, Makassar, Bali, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, Malang, Bogor, dan Tangerang. [rus]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya