Berita

Bisnis

Indonesia Dan India Termasuk Negara Dengan Utang Paling Berisiko

RABU, 30 MEI 2018 | 16:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Indonesia ada dalam kelompok negara Asia dengan utang paling berisiko bersama dengan India.

Hal itu menjadi penyebab  mata uang dua negara ini terpukul paling parah pada tahun ini. Ditambah lagi faktor cadangan kas negara yang dimiliki untuk menutupi utang luar negerinya.

Demikian indeks kerentanan eksternal Moody's Investors Service, yang merupakan rasio utang jangka pendek, jatuh tempo utang jangka panjang dan deposito non-penduduk selama satu tahun dihitung sebagai proporsi cadangan devisa.


Dikutip dari Bloomberg, indeks kerentanan eksternal Indonesia berada di posisi ketiga sebesar 51 persen dan India di posisi kedua dengan risiko 74 persen. Sedangkan negara paling berisiko adalah Malaysia.

Ada beberapa anomali dalam data yang dirilis Moody's. Ringgit Malaysia memang menguat pada tahun ini tetapi Malaysia adalah salah satu yang paling berisiko di Asia.

Sedangkan Filipina, meskipun indeks kerentanan eksternal hanya 26,6 persen, tetapi peso Filipina terbilang sebagai mata uang dengan kinerja terburuk kedua di Asia, turun hampir 5 persen terhadap dolar.

Disebutkan juga bahwa kondisi keuangan global yang lebih ketat membuat pembiayaan kembali utang luar negeri semakin berat dan menambah tekanan pada mata uang. [ald]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya