Berita

Politik

Civil Society Berperan Penting Kembalikan UUD 45

RABU, 30 MEI 2018 | 15:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gerakan civil society memiliki peran penting untuk mengembalikan UUD 45 ke naskah yang asli.

Begitu dikatakan mantan Mendagri Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid di gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, (30/5).

"Kita lihat dari tahun 66, civil Society seperti mahasiswa, ormas dan masyarakat memiliki peran penting,” ungkap Syarwan di gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, (30/5).


Purnawiran TNI AD ini menegaskan, partai politik tidak bisa menjadi pemicu karena sudah dalam kondisi yang nyaman.

"Harus dimulai dari civil Society, apapun elemennya kecuali partai politik,” tandasnya.

Parpol merupakan elemen yang menikmati berubahnya UUD 45 melalui amandemen empat kali. Hegemoni partai begitu dominan termasuk dalam menentukan presiden.

Syarwan menghendaki mekanisme pemilihan presiden harus dipilih kembali lewat MPR sebagai Lembaga Tertinggi Negara, sehingga pertanggungjawabannya jelas selaku mandataris MPR.

"Kalau sekarang MPR ada tapi bukan sebagai lembaga tertinggi, dia sejajar dengan presiden, sehingga tidak ada kontrol dari presiden yang diusung partai,” pungkasnya. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya