Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

BNPT Harus Gandeng Ormas Untuk Tangkal Paham Radikal

RABU, 30 MEI 2018 | 15:42 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Anggota Komisi III DPR RI, Anwar Rachman mengimbau Badan Nasional Penanggulan Terorisme (BNPT) untuk dapat membuka kerja sama bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) dalam menangkal paham radikalisme.

"Kita harapkan BNPT harus bekerjasa dengan ormas untuk menangkal paham radikalisme," ujar Anwar dalam RDP dengan BNPT di Ruang Rapat Komisi III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/5).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini memandang, kerja sama tersebut dibutuhkan tidak saja menangkal tindakannya melainkan juga dalam menangkal paham radikal itu sendiri.


"Perkara terorisme ini berat, teror bisa ditangani siapa saja, tetapi paham isme tidak mudah menanggulanginya, sehingga BNPT perlu bekerjasama dengan ormas untuk menangkal paham radikalisme ini, terutama yang tersebar dari celoteh di medsos," bebernya.

Lebih lanjut, ia mengusulkan kepada BNPT untuk membuat daftar pemuka agama yang dianggap sebagai penyebar paham radikal.

"Kami mohon BNPT buat daftar dai-dai atau pendeta atau tokoh agama yang menyebarkan paham radikal, tampilkan ke seluruh media agar tidak tampil lagi di media bersangkutan," tandasnya. [fiq]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:17

Istana: Perbedaan Pandangan soal Board of Peace Muncul karena Informasi Belum Utuh

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:12

Sekolah Garuda Dibuka di Empat Daerah, Bidik Talenta Unggul dari Luar Jawa

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:05

Menag: Langkah Prabowo soal Board of Peace Ingatkan pada Perjanjian Hudaibiyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:39

Ini Respons Mendikti soal Guru Besar UIN Palopo Diduga Lecehkan Mahasiswi

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:35

Polri Berduka Cita Atas Meninggalnya Meri Hoegeng

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:13

Demokrat Belum Putuskan soal Dukungan ke Prabowo pada 2029

Selasa, 03 Februari 2026 | 15:02

MUI Apresiasi Prabowo Buka Dialog Board of Peace dengan Tokoh Islam

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:55

Jenazah Meri Hoegeng Dimakamkan di Bogor

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:53

PPATK Ungkap Perputaran Uang Kejahatan Lingkungan Capai Rp1.700 Triliun

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:46

Selengkapnya