Berita

Foto/Net

Politik

Komisi XI: Utang Negara Bertambah, Gaji BPIP Justru Tinggi

SELASA, 29 MEI 2018 | 18:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Anggota Komisi XI DPR Refrizal prihatin dengan keputusan Menteri Kuangan Sri Mulyani yang menyetujui besaran gaji Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ditengah kemerosotan nilai tukar Rupiah.

Menurutnya tidak pas jika badan yang dibentuk melalui Peraturan Presiden mendapat hak keuangan lebih besar dari lembaga negara yang dilegitimasi UUD.

"Ditambah kondisi utang negara yang terus bertambah, nilai tukar rupiah merosot, dan kehidupan rakyat yang susah makin aneh kalau ada gaji pejabat di suatu lembaga yang tidak jelas sebesar itu," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa, (29/5).


Lebih lanjut Refrizal juga mengkritisi dasar pembuatan hak keuangan dan Fasilitas Lainnya bagi Pimpinan, Pejabat, dan Pegawai dalam Peraturan Presiden 42/2018.

Sejatinya hak keuangan BPIP tidak melebihi presiden, wakil presiden dan pimpinan lembaga negara yang dilegitimasi UUD seperti Ketua MPR, DPR, DPD, Mahkamah Agung dan Badan Pemeriksa Keuangan.

"Standarnya apa kok bisa melebihi presiden? Kalau presiden dan wakil presiden jelas harus penerima gaji terbesar. Dibawahnya baru ketua DPR, MA, MK, BPK yang kedudukannya sejajar di UUD," ucap Refrizal. [nes] 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya