Berita

Mahathir Mohamad/Net

Jaya Suprana

Kemenangan Mahathir Muhammad

SELASA, 29 MEI 2018 | 07:48 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

SEMULA mayoritas pengamat politik memperkirakan koalisi partai pendukung pemerintah Malaysia, Barisan Nasional yang dipimpin Najib Razak, masih akan memenangkan pemilu Malaysia 2018 dalam melawan koalisi oposisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad.

Apalagi usia MM sudah 92 tahun maka mustahil rakyat Malaysia memilih seorang kakek tua bangka bau tanah untuk memimpin kerajaan Malaysia.

MM juga berkampanye dengan ideologi yang sudah dianggap anakronis  alias ketinggalan zaman globalisasi yaitu ideologi nasionalisme yang mengutamakan kedaulatan ekonomi.


Mematahkan Mitos

Namun fakta membuktikan bahwa koalisi oposisi Pakatan Harapan di bawah pimpinan Mahathir Muhammad berhasil memenangkan pemilu Malaysia 2018.

Kemenangan MM mematahkan sekaligus dua mitos yaitu mitos lansia pasti tidak dipilih oleh rakyat generasi jamanow yang alergi kaum jamanout serta mitos ideologi nasionalisme sudah ketinggalan zaman ditelan gelombang globalisasi.

Mengingat kedekatan geografis mau pun kebudayaan Indonesia dengan Malaysia maka layak diterangai bahwa hasil pemilu Malaysia pasti memiliki pengaruh tersendiri terhadap peta politik Indonesia.

Kedaulatan Ekonomi


Mereka yang ingin dipilih oleh rakyat pada Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 sebaiknya menyesuaikan diri dengan kehendak rakyat yang ternyata masih menghendaki  pemimpin yang memiliki semangat kedaulatan ekonomi demi menegakkan pilar-pilar ketahanan yang melindungi ekonomi nasional dari angkara murka imperialisme ekonomi asing.

Memang Indonesia membutuhkan suntikan modal asing namun seyogianya jangan pasrah menyerahkan diri bulat-bulat untuk tunduk kepada kehendak investor asing yang wajar pasti lebih mengutamakan kepentingan diri mereka sendiri.

Para pemimpin ekonomi Indonesia harus tetap mengedepankan kepentingan ekonomi bangsa sendiri ketimbang bangsa asing sesuai semangat Berdikari Bung Karno yang sangat dikagumi Mahatir Muhammad sehingga menyebut diri sebagai “Little Soekarno”.

Diskriminasi Usia

Fakta bahwa Mahathir Muhammad pada usia 92 tahun terbukti terpilih kembali oleh rakyat Malaysia untuk menjadi Perdana Menteri tertua di planet bumi jamanow merupakan bukti tak terbantahkan bahwa kaum lansia sebenarnya masih mampu mempersembahkan karsa dan karya terbaik bagi negara, bangsa dan rakyat.

Sudah tiba saatnya, bangsa Indonesia menghentikan diskriminasi usia yang meyakini bahwa kaum lanjut usia pasti sudah kadaluwarsa alias tidak berguna bagi nusa dan bangsa akibat pasti sudah tidak mampu produktif lagi.

Apabila Mahathir Muhammad pada usia 92 tahun masih mampu berperan dalam kepemimpinan kerajaan Malaysia, maka BJ Habibie, Amien Rais, Megawati Soekarnoputeri, Wiranto, Hidayat Nurwahid, Susilo Bambang Yudhoyono, Jusuf Kalla yang de facto lebih muda usia ketimbang MM juga, apabila diberi kesempatan, masih mampu berperan dalam kepemimpinan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Merdeka!. [***]

Penulis tidak setuju diskriminasi agama, ras, etnis, suku, jenis kelamin dan usia

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya