Berita

Darmadi Durianto

Politik

Politisi PDIP Ini Siap Gajinya Dipotong Untuk Bayar Hutang Negara

MINGGU, 27 MEI 2018 | 09:38 WIB | LAPORAN:

. Langkah anggota parlemen Malaysia yang menyumbangkan gajinya untuk membayar utang negara, dinilai sebagai langkah yang layak untuk ditiru.

Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto berujar, dirinya bersedia menyumbangkan sebagian gajinya untuk kepentingan negara.

"Saya siap kok gaji saya dipotong untuk bayar utang negara," ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Minggu (27/5).


Pasalnya, kata politisi PDIP ini, wakil rakyat harus memberikan contoh bahwa masalah apapun yang dihadapi negara perlu kerja sama semua elemen bangsa untuk menyelesaikannya.

"Ketimbang gaduh dan tak menyelesaikan masalah sebaiknya saling bergandengan tangan. Wakil rakyat harus jadi garda terdepan jangan apatis terhadap persoalan bangsa dan negara. Janganlah kita wakil rakyat selalu mengumbar kemewahan ditengah banyaknya rakyat yang masih susah. Malu kita," paparnya.

Terlebih, lanjutnya, utang negara yang sedemikian besar tentu tak hanya akan ditanggung oleh rezim Jokowi saja. Karenanya, ia pun menyatakan kesiapannya untuk menginisiasi usulan agar anggota dewan menyumbangkan sebagian gajinya.

"Saya siap gaungkan apa yang digaungkan anggota parlemen Malaysia. Dengan kita urunan bukan berarti juga pemerintah tidak sanggup bayar utang tapi ini lebih kepada upaya saling sinergitas antar elemen bangsa," katanya.

Diakuinya, uang urunan dari gaji yang dipotong jumlahnya memang tak terlalu signifikan untuk menurunkan tingginya utang luar negeri.

"Tapi di dalamnya terkandung gerakan moral serta wujud dari empati dan kepedulian kita sebagai wakil rakyat terhadap nasib bangsa," tukas Bendahara Umum Megawati Institute ini.

Diketahui, pada kuartal I tahun 2018, utang luar negeri yang dimiliki Indonesia mencapai Rp 5.425 triliun. [fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya