Berita

Foto/RMOL

Politik

Semua Tionghoa Dukung Ganti Jokowi Cuma Klaim Sepihak

SABTU, 26 MEI 2018 | 23:28 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tidak semua orang Tionghoa di Indonesia mendukung gerakan 2019 Ganti Presiden. Klaim yang menyebut semua orang Tionghoa di Indonesia mendukung gerakan 2019 Ganti Presiden hanyalah klaim sepihak.

Demikian ditegaskan Koordinator Forum Tionghoa Nusantara (Fortin) Ali Sutra saat konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (26/5).

Klarifikasi disampaikan menanggapi klaim Forum Aspirasi Rakyat yang mengatasnamakan seluruh masyarakat Tionghoa mendeklarasikan Forum Aspirasi Rakyat 2019 Ganti Presiden.


"Kita mau mengklarifikasi bahwa apa yang dinyatakan oleh Forum Aspirasi Rakyat itu mengklaim semua orang Tionghoa, itu tidak benar," kata Fortin.

Fortin yang mewakili etnis Tionghoa, kata Ali Sutra, memiliki preferensi atau sikap politik yang berbeda. Oleh karena itu tidak ada satu pun tokoh, apalagi yang mengaku tokoh atau organisasi yang bisa mengatasnamakan seluruh masyarakat Tionghoa.

"Menyangkut pendapat politik dari masyarakat Tionghoa yang ada di Indonesia biarlah menjadi hak pribadi masing-masing," ujarnya.

Fortin meminta masyarakat Indonesia secara umum dan masyarakat Tionghoa secara khusus, tidak terpengaruh atas pernyataan Forum Aspirasi Rakyat.

Sebelumnya, sekumpulan tokoh Tionghoa yang terdiri dari berbagai macam profesi dan organisasi mendeklarasikan Forum Aspirasi Rakyat #2019GantiPresiden di kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat, Rabu (23/5).

Mereka yang hadir dalam pertemuan ini antara lain Lieus Sungkharisma, Agnes Marcellina Tjin, Eko Sriyanto, Zeng Wei Jian, Yap Hong Gie, Indra, dan Ali Soetrisno.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya