Berita

Ali Mochtar Ngabalin

Politik

Ngabalin Masuk Istana Untuk Kepentingan Jokowi Di Pilpres 2019

JUMAT, 25 MEI 2018 | 16:19 WIB | LAPORAN:

. Pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin sebagai tenaga ahli utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) membuat heran beberapa pihak.

Pengamat Politik Universitas Mercu Buana Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe mengatakan, dirinya tidak tahu persis apa yang melatar belakangi Jokowi memilih Ngabalan, baik dari latar politik maupun latar profesional.

“Namun, yang pasti bisa saja pengangkatan Ngabalin tersebut sebagai kepentingan Presiden Jokowi untuk politik 2019,”kata Maksimus melalui pesan elektronik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jakarta, Jumat (25/5).


Tak hanya itu, Maksimus menilai, bisa jadi pengangkatan Ngabalin tersebut upaya Presiden Jokowi membendung kritikan. Namun, ia memandang, kemungkinan Ngabalin sendiri juga ingin masuk lingkar istana.

Pengamat Politik Universitas Mercu Buana Jakarta, Maksimus Ramses Lalongkoe menilai pengangkatan Ali Mochtar Ngabalin sebagai tenaga ahli utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP),

Menurut Maksimus, pengangkatan Ngabalin akan memicu perdebatan panjang serta kontroversi di tengah masyarakat. Pasalnya, ia memandang Ngabalin tak memberikan keuntungan secara politik kepada Jokowi.

“Pengangkatan Ngabalin ini tidak cukup memberi keuntungan secara politik bagi Jokowi, seharusnya Jokowi harus mencari orang-orang kompeten sebagai juru bicara pemerintah dan diharapkan dari kalangan akademisi,” ungkapnya.[fiq]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya